6 Tahun Cabuli Anak Tiri, Namanya Doang Rahman, Kelakuannya Bejat!

  • Bagikan
Ilustrasi

KARAWANG – Rahman merupakan asal kata dari Bahasa Arab yang artinya “pengasih”. Namun tidak setiap orang yang memiliki nama Rahman berkelakukan pengasih.

Misalnya seperti salah seorang sopir angkot yang merupakan warga Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang-Jawa Barat ini. Memiliki nama lengkap Rahman Surahman (49th), tetapi malah ‘suluk fasiq’ alias berkelakuan bejat.

Bagaimana tidak disebut bejat. Selama 6 tahun lamanya si tua bangka ini mencabuli anak tirinya sendiri berinisial L (12th). Padahal baru saja tahun 2013 ia menikahi ibu korban.

Ironisnya, kelakuan bejat sopir angkot ini terjadi sejak tahun 2015-2021 tanpa diketahui sang istri. Karena Si Rahman menyalurkan nafsu setannya saat kondisi rumah sepi dan si korban sedang dalam kondisi tertidur.

Namun serapat-rapatnya bangkai disembunyikan, pada akhirnya akan tercium juga. Hingga pada Februari 2021, kelakuan bejat Si Rahman akhirnya ketahuan juga.

Kamis (4/3/2021) adalah hari terakhir dimana Si Rahman mencabuli anak tirinya sendiri. Dimana saat itu korban sedang tidur sendiri di ruangan tamu. Namun korban terbangun, karena merasa ada yang meremas di bagian sensitifnya. Saat terbangun korban langsung terkejut. Karena ayah tirinya sedang berada di depannya.

Atas kejadian ini korban langsung bercerita kepada ibunya dan langsung membuat Laporan Polisi Nomor : LP/B-168/II/2021/Jabar/RES.KRW, tertanggal 07 Februari 2021.

Atas kasus pencabulan ini, Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana melalui PANIT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), AIPTU Asep Danny menuturkan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban sejak 2015 sampai 2021.

Pelaku terancam Pasal 81-82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016, Tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan Anak. Yaitu dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara.***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *