Jokowi Baru Cabut Perpres, 4 dari 7 Pemuda di Karawang Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

  • Bagikan

KARAWANG – Tak salah jika Presiden Joko Widodo mencabut aturan mengenai investasi industri minuman keras (miras) dalam Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Karena baru saja aturan tersebut dicabut, miras kembali meregang nyawa di Desa Kondangjaya Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat. Yaitu dimana empat dari tujuh pemuda di desa tersebut tewas usai menenggak miras oplosan.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra, empat dari tujuh pemuda di Karawang tewas setelah melakukan pesta miras. Satu korban sudah mulai membaik pasca mendapatkan penanganan medis, serta tiga korban lagi masih dalam kondisi lemas.

Usut punya usut, ketujuh pemuda ini melakukan dua kali pesta miras. Yaitu pada Senin (1/3/2021) di sebuah warung samping Tempat Pemakaman Umum (TPU), kemudian dilanjut pada Selasa (2/3/2021) di sebuah warung di Komplek Perumahan Mutiara Kondajaya Karawang Timur.

Alasan masih dalam proses pendalaman keterangan saksi, pihak kepolisian belum membeberkan identitas dari ketujuh pemuda yang menjadi korban miras oplosan ini.

Namun sejumlah barang bukti seperti botol miras merk Red Labels sebanyak 3 botol, miras merk Captain Morgan 2 botol dan miras merk Black Labels sebanyak 2 botol diamankan pihak kepolisian. Saat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi pun mengambil sampel kadar alkohol dari sisa-sisa botol miras.

Tak hanya itu, polisi juga akan mengambil sampel darah dari 3 korban yang selamat, guna mengungkap siapa yang memberikan, membawa ataupun yang menyerahkan miras oplosan tersebut.

Para korban yang tewas karena miras oplosan ini sendiri tidak sempat dilakukan otopsi, karena lebih dulu sudah dimakamkan pihak keluarga. Dan sampai hari ini kepolisian masih menunggu hasil uji lab dari Puslabfor Mabes Polri.

Atas kejadian pesta miras oplosan yang meregang nyawa ini, Polres Karawang sangat menyayangkan. Karena kejadian ini bukan kali pertama terjadi di Karawang.

“Cukup memprihatinkan ya dengan adanya kegiatan minum-minuman keras yang berujung kematian,” kata Kapolres Karawang.***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *