Jimmy Ingin Begini, Toleng Ingin Begitu, Ingin ini… Ingin itu Tapi Gak Punya Kantong Doraemon!

  • Bagikan
Kang Jimmy - Kang Toleng.

KARAWANG – Absennya Kang Jimmy di kegiatan Muscab ke-5 DPC PKB Karawang di Aula Hotel Resinda Karawang seakan mengamini rumor politik yang menyebutkan, jika Kang Toleng segera akan menggantikan kepemimpinannya di PKB Karawang untuk lima tahun ke depan.

Benar saja, sekitar pukul 15.30 WIB, pimpinan muscab mulai membacakan jajaran KSB (ketua, sekretaris dan bendahara) PKB Karawang yang baru. Yaitu dimana Rahmat Toleng atau Rahmat Hidayat Djati telah sah menjadi imam jajaran tanfidziah PKB Karawang, dengan sekretarisnya yang baru Ricky Sopian (menggantikan Aab Abdurrahman), serta bendahara dijabat Apriona.

Sementara untuk Ketua Dewan Syuro masih dijabat oleh KH. Ma’muri Masrur, tetapi didampingi sekretarisnya yang baru Ustadz Asep Jaludin (menggantikan H. Ayi Khotibul Umam).

Kendati tidak terlihat hadir di Muscab PKB Karawang, tetapi sebelumnya Kang Jimmy membeberkan gambaran target karir politiknya kepada awak media. Yaitu dimana setelah masuk kepengurusan di DPW PKB Jawa Barat, Kang Jimmy mengaku akan nyaleg di DPRD provinsi, nyaleg DPR RI, atau bisa jadi kembali ikhtiar nyalon Bupati Karawang kembali di 2024.

“Bisa jadi di Jawa Barat, bisa jadi di DPR RI, bisa jadi nyalon bupati lagi. Kumaha ngke weh-lah kang (gimana nanti saja),” kata Kang Jimmy, saat menggelar rilis ‘pamitan’ kepada awak media di kantor DPC PKB Karawang, Rabu (3/3/2021) kemarin.

“Yang penting hari ini saya sudah menunjukan sikap legowo dan ikhlas (mundur ketua PKB dan tidak akan nyalon lagi di muscab). Karena itu jauh lebih penting. Dari pada harus merawat ego dalam hati yang hanya akan menimbulkan konflik,” timpal pemilik nama lengkap H. Ahmad Zamkhsyari ini.

Setelah sah ‘ditunjuk’ sebagai Ketua PKB Karawang, Kang Toleng juga menyampaikan keinginan atau harapannya kepada awak media. Pertama, ia akan terlebih dahulu merapihkan struktur kepengurusan PKB Karawang sampai tingkat desa.

“Karena yang akan dilakukan PKB Karawang adalah menjalankan semua program politik dari DPW dan DPP,” katanya, Minggu (7/3/2021).

Adapun harapan PKB untuk kembali duduk di kekuasaan eksekutif Karawang, setelah Pilkada 2020 kemarin dikalahkan oleh Partai Demokrat dan PKS (Cellica-Aep), untuk kali pertama Rahmat Toleng menargetkan terlebih dahulu agar kursi PKB di DPRD Karawang bertambah. Yaitu dengan keinginan dari 7 kursi hari ini menjadi 10 atau 12 kursi.

Namun terlebih dahulu, Kang Toleng akan meminta petunjuk terlebih dahulu kepada dewan syuro sebagai dewanya kebijakan dan keputusan politik PKB.

“Belum konsultasi ke dewan syuro. Tapi rencananya kami akan mengusulkan 10 atau 12 kursi. Nanti kami akan minta persetujuan dewan syuro, kita-kira harus berapa kursi target di 2024,” tuturnya.

“Apakah PKB Karawang akan kembali duduk di kekuasaan Karawang,” tanya wartawan.

“Pasti…,” jawab tegas Kang Toleng, sambil ‘berklakar’ kepada wartawan jika strategi PKB untuk kembali duduk di kekuasaan Karawang adalah ‘rahasia dapur’ partai yang tidak boleh dibocorkan ke publik.

Kang Toleng saat didampingi Dewan Syuro PKB, KH. Ma’muri Masrur dan jajaran KSB PKB Karawang yang baru, di Muscab PKB Karawang – Hotel Resinda Karawang, Minggu (7/3/2021).

Perlu diketahui, keinginan Kang Jimmy yang ini dan keinginan Kang Toleng yang itu bukan-lah merupakan target politik yang mudah bagi PKB Karawang. Terlebih, saat ini PKB Karawang sudah tidak lagi duduk di bangku kekuasan eksekutif Karawang.

Sejarah PKB saat masih dipimpin Kang Jimmy mencatat, tidak mudah untuk menaikan jumlah kursi PKB Karawang di legislatif dari 1 kursi ke 3 ke 5 hingga ke 7 kursi, sampai akhirnya Kang Jimmy menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang 2015-2020 mendampingi penguasa eksekutif yang masih ‘bercokol’ hingga saat ini, yaitu Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang notabene masih merupakan Ketua DPC Demokrat Karawang dengan raihan kursi paling banyak di legislatif Karawang (9 kursi).

Kendati di Pilkada 2024 Cellica Nurrachadiana sudah tidak bisa nyalon lagi karena sudah dua kali menjabat Bupati Karawang, Partai Demokrat sendiri belum tentu ikhlas membiarkan kekuasaan Karawang beralih ke partai politik lain.

Terlebih, di Demokrat Karawang saat ini sudah mulai banyak bermunculan kader-kader potensial yang siap bertanding di Pilkada 2024. Sebut saja misalnya Sekretaris Demokrat Karawang Pendi Anwar yang notabene menjabat Ketua DPRD Karawang, hingga Anggota Dewan Demokrat yang lain semisal Budianto dan Dedi Indrasetiawan.

Masih banyak lagi pesaing PKB lainnya di Pilkada 2024. Yaitu semisal dari PKS H. Aep Saepulloh yang saat ini menjabat Wakil Bupati Karawang, Gina Fadlia Swara Anggota DPRD Jabar Fraksi Gerindra, H. Syukur Mulyono Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Taufik Ismail Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang, serta beberapa ketua dan tokoh partai politik Karawang lainnya yang masih terlihat ‘ngebet’ ingin menjajal nasib politik di 2024.

Sekali lagi, dengan peta politik Karawang seperti ini, tentu keinginan dan harapan Kang Jimmy dan Kang Toleng bukan merupakan impian yang mudah. Karena diantara keduanya merupakan manusia biasa yang serba memiliki keterbatasan. Tidak seperti cerita kartun Doraemon dengan kantong ajaibnya. Dimana setiap memiliki keinginan, maka cukup dengan mengodok kantong ajaib dan menyebutkannya keinginan.

Tetapi tidak ada hal yang mustahil di dalam politik. Kang Jimmy yang merupakan tokoh politik muda Karawang saja, tiba-tiba bisa duduk menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang. Mampukah Kang Toleng meraih prestasi politik gemilang seperti Kang Jimmy saat memimpin PKB Karawang?. Kun-fayakun, jika Allah Ta’ala sudah berkehendak demikian, maka bisa saja di 2024 Kang Toleng bukan hanya sekedar menghantarkan kader PKB duduk di bangku Wakil Bupati Karawang, tetapi Bupati Karawang sebagai pemegang kebijakan penuh Rp 4,6 triliun APBD Karawang.

Untuk menjawab keinginan dan harapan PKB Karawang tersebut, Kang Toleng mengaku harus tetap menjaga hubungan baik dengan Kang Jimmy. Terlebih, Kang Jimmy akan duduk di kepengurusan PKB Jawa Barat yang kabarnya akan menjabat sebagai Wakil Ketua 1.

Meskipun batang hidung Kang Jimmy tidak nampak di Muscab PKB Karawang, tetapi Kang Toleng mengaku sudah berkomunikasi dengan Kang Jimmy.

“Komunikasi dengan Kang Jimmy, Alhamdulillah baik. Meski beliau tidak menyampaikan alasannya kenapa gak bisa hadir, tapi jam satu tadi saya berkomunikasi. Saya sampaikan ingin bertemu, tapi beliau sudah ada di luar Kota Karawang,” kata Kang Toleng.

“Yang jelas komunikasi kami di DPC, DPW dan DPP masih bagus. Saya akan tetap berkomunikasi dengan Kang Jimmy. Apalagi beliau masih struktur DPW yang harus bersinergi, terutama untuk PKB di Karawang,” tutup Anggota DPRD Jabar ini kepada awak media.***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *