“Aku, Anakku dan Sopirnya juga Didatengin Si Corona”, Bingung Bercampur Sedih!

  • Bagikan

KARAWANG – Ibarat jelangkung, si corona bisa mendatangi siapa saja. Datang tak dijemput, pulang tak diantar. Dari rakyat hingga pejabat, semuanya berkemungkinan besar didatengin si covid.

Lengah sedikit saja tidak bisa menjaga protokol kesehatan (prokes), maka si corona akan datang bertamu ke tubuh kita.

Inilah yang dialami oleh Muhammad Keefa, putra sulung Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Tiba-tiba Cep Keefa juga ikut-ikutan terpapar covid-19, setelah ibunya juga pernah mengalami hal yang sama pada Maret 2020 lalu.

‘Aku, anakku dan sopirnya juga didatengin si corona’. Ini bukan tentang judul sinetron indosiar yang terkadang jarang terjadi di kehidupan nyata. Tetapi ini fakta perasaan yang sedang dialami Bupati Karawang.

Perasaan sedih bercampur bingung, itulah yang dirasakan Teh Celli saat mengetahui anaknya terpapar covid-19. Bagaimana bisa, saat semua anggota keluarga Teh Celli dinyatakan negatif covid-19, tetali Cep Keefa dan sopirnya malah dinyatakan positif.

Melalui postingan akun instagram pribadinya @cellicanurrachadiana pada Minggu (7/3/2021), sekitar pukul 16.00 WIB, Teh Celli menulis bukan hanya putra sulungnya yang dinyatakan positif covid-19. Melainkan juga Pak Cacan, sopir pribadi dari Cep Keefa.

Dalam postingannya itu, Teh Celli memohon kepada Allah SWT atas kesembuhan anak sulungnya tersebut.

“Alhamdulillah Yaa Allah Atas limpahan berkah dan karuniaMu, kesembuhan pada ananda Muhammad Keefa,” tulis Teh Celli di akun instagram @cellicanurrachadiana.

Teh Celli menulis, selama kurang lebih 10 hari putra sulungnya tersebut harus menjalani isolasi mandiri dikarenakan terpapar Covid-19.

“Ketika itu sungguh kaget, sedih, dan bingung karena kami semua dinyatakan negatif, hanya Keefa dan P’Cacan (supirnya Keefa, red) yang dinyatakan positif,” ungkapnya.

Namun demikian, Teh Celli tetap bersyukur atas cobaan yang diberikan Sang Pencipta berupa nikmat sehat dan sembuh.

“Alhamdulillah semua telah terlewati dan Allah SWT memberikan kesembuhan dan melindungi Aa Keefa dan P’Cacan,” tulisnyanya lagi.

Ketua DPC Demokrat Karawang ini juga menulis ucapan banyak terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak, atas kesembuhan Keefa beserta sang sopir.

“Makasiih atas semua doa, perhatian dan supportnya selama ini untuk Keefa. Semoga Allah SWT membalas dengan berlipatganda pahala dan keberkahan,” tulis Teh Celli.

So Gaeeees…! selama pandemi covid-19 khususnya di Kabupaten Karawang ini belum berakhir, maka pinter-pinter jaga kesehatan ya!.

Apabila tidak ada keperluan di luar rumah yang penting-penting banget, mending diem di rumah aja ya!.

Semoga si corona segera cepet kabur dan gak balik lagi seperti sifat Si Mantan yang sudah gak pernah ada kabar dan gak tau kemana. ***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan
Exit mobile version