Sakiiit…, Sakiiit! ASN di Karawang ini Bikin Heboh, karena Teriak-teriak Mengernyit saat Disuntik Vaksin

  • Bagikan

TERDENGAR : “Sakiiiiit… sakiiiiit! Saya takut jarum suntik”, teriak Yelu Manda, salah seorang pegawai BKPSDM Kabupaten Karawang, saat dipaksa mengikuti kegiatan vaksinasi covid-19, di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang-Jawa Barat, Selasa (9/3/2021).

Kendati umurnya sudah bapak-bapak karena sudah 38 tahun, sebenernya Yelu Manda tidak mau ikut divaksin. Karena usut punya usut, Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang ini punya ‘trypanophobia’ alias takut jarum suntik Gaeees…!.

Tapi dari pada kena sanksi perilaku abdi negara, akhirnya Yelu Manda nekad memberanikan diri untuk divaksin.

Alhasil, teriak-teriak sambil ‘mengernyit’, Yelu Manda sampe harus dipegangin temen-temen ASN lainnya supaya tidak kabur saat disuntik vaksin.

Jeritan-jeritan Yelu Manda sempat membuat penasaran para ASN lain yang juga sedang ikut mengantri untuk divaksin.

Secara kebetulan, kegiatan vaksin di hari kedua bagi para ASN ini digelar langsung oleh petugas medis dari Tim Vaksinator covid-19 Polda Jabar.

Kira-kira Kang Yelu Manda malu enggak tuh Gaeees…., karena jadi tontotan banyak orang.

Ya enggak-lah… Masa cuma gitu harus malu. Wong, Kang Yelu Manda cuma takut sama jarum suntik. Bukan teriak-teriak meringis kesakitan digebukin warga karena ketauan maling ayam.

Eh tapi Gaeees… ada hal menarik lainnya dari cerita unik trypanophobia Kang Yelu Manda ini. Karena berdasarkan pengakuan pimpinannya yaitu Kang Asep Aang Rahmatullah (Kepala BKPSDM Karawang), katanya Yelu Manda sempet ‘ngumpet’ di masjid pemda yang jaraknya cuma beberapa meter dari aula kegiatan vaksin.

Kang Asep Aang sempet harus nyari Yelu Manda kesana-kemari. Karena saat namanya dipanggil petugas medis, Yelu Manda gak nongol-nongol.
“Ayo divaksin, karena ini wajib. Jika tidak mau akan dapat sanksi dari Ibu Bupati loh,” kata Kang Asep Aang kepada Yelu Manda yang ketahuan sedang ngumpet di masjid, saat bercerita kepada awak media yang juga ikut-ikutan ‘kepo’.

Kang Asep Aang bisa aja ya! Padahal Ibu Bupati Cellica juga belum tentu tega, kalau melihat Yelu Manda saat lagi divaksin kayak gitu.

Singkat cerita. Akibat rayuan maut pimpinan ASN di Karawang ini, akhirnya mau tidak mau Yelu Manda pasrah harus ikut disuntik vaksin. Mungkin dalam hatinya Yelu Manda saat itu ngomong : “Duuuuh…! “.

Eh ternyata bener juga. Belum juga jarum suntik nempel di bagian lengan tangan kanannya, Yelu Manda sudah terus-terusan mengernyit hingga menjerit-jerit histeris.

“Aduuuuuhhhhh….. takut. Saya takut sama jarum suntik,” kata Yelu yang mengundang banyak kelakar temen ASN yang ikut memeganginya.

Kang Asep Aang menuturkan, Yelu Manda merupakan staf BKPSDM Karawang. Sehari sebelum divaksin, Yelu sempat menghadap ke ruangannya dan memohon agar tidak ikut vaksin.

Bahkan, Yelu sempat mengaku ikhlas siap dipotong TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan), cuma gegara takut divaksin.

“Dia siap dipotong TPP-nya, asal tidak divaksin. Tapi saya bilang ke dia, kalau ini merupakan kewajiban ASN. Kalau tidak mau divaksin akan kena sanksi,” kata Kang Asep Aang saat bercerita kepada wartawan.

Sementara untuk diketahui, vaksinasi bagi ASN di lingkungan Pemkab Karawang ini sudah dimulai sejak Senin (08/03/2021) hingga Selasa (09/03/2021).

Dan kegiatan vaksinasi hari kedua di lingkungan Pemkab Karawang ini dilakukan oleh Tim Vaksinator Covid-19 Polda Jabar. Ada sebanyak 1.300 peserta vaksin yang diantaranya anggota Polri, 573 ASN yang terdiri dari 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta peserta vaksin dari non-ASN atau masyarakat Kabupaten Karawang.

Dari ribuan peserta vaksin ini tidak ada yang seheboh Kang Yelu Manda. Yang sabar ya Kang Yelu. Sakit sih…! Tapi sayang sakitnya gak bisa dibagi-bagi. Hihihi…!

Tapi divaksin itu sehat loh Kang. Semoga Akang dan semua anggota keluarga di rumah selalu dalam lindungan Allah SWT.  Aaamiin!

Penulis: JunotEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *