Tega, Istri sendiri Dibandrol Rp 600 ribu kepada Lelaki Hidung Belang

  • Bagikan

KARAWANG – ‘Tega dan gak punya otak atau gak punya pikiran’, mungkin ungkapan kalimat inilah yang cocok untuk pria berinisial AE (24), warga Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang yang kini harus berurusan dengan pihak Kepolisian Resort (Polres) Karawang.

AE begitu tega ‘meminjamkan’ seorang perempuan berinisial WYP, kepada lelaki hidung belang, hanya untuk mendapatkan uang Rp 600 ribu rupiah.

Ironisnya, WYP sendiri adalah wanita yang ia nikahi beberapa tahun lalu.  Bukannya dijadikan sebagai pendamping hidup yang seharusnya mendapatkan kasih sayang sampai akhir hayat, AE malah menjadikan istrinya sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) melalui jejaring prostitusi online, demi menyambung perekonomian keluarganya.

“Tersangka berinisial AE, statusnya merupakan sebagai suami korban yang berinisial WYP asal warga Desa Cengkong Kecamatan Purwasari,” ungkap Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra, melalui Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (10/03/2021).

Tersangka AE tidak tanggung-tanggung membandrol kemolekan tubuh istrinya hanya dengan tarif Rp 600 ribu untuk sekali kencan berhubungan intim di kediamannya.

Bahkan, AE menjajakan Istrinya melalui praktik prostitusi online ke sejumlah pria hidung belang yang ia tawarkan lewat sebuah aplikasi jejaring sosial media MiC**t.

“Tersangka menawarkan istrinya itu melalui aplikasi jejaring sosmed dengan tarif untuk satu kali melakukan hubungan badan berkisar Rp 600 ribu,” terang AKP Oliestha.

Entah apa yang merasuki AE, setan apa yang membisiki hatinya, sampai tega menjajakan istrinya sendiri melalui jejaring prostitusi online.

Kemudian yang membuat geleng-geleng kepala para tetangganya, AE melakukan praktek prostitusi online ini di rumahnya. Kok bisa….!

Tetapi, sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya pasti akan tetap tercium jua. Sebab, praktik prostitusi online miliknya terbongkar oleh sejumlah warga yang sudah mencurigai adanya gelagat berbeda. Yaitu dimana AE yang kerap menerima tamu dari sejumlah pria yang berbeda.

Kecurigaan warga akhirnya terbukti, saat sejumlah warga mendatangi dan memasuki rumah tersangka. Dari dalam kamar rumah, warga dikejutkan dengan penampilan istri tersangka yang mengenakan pakaian seksi sedang asik berduaan dengan pria lain yang bukan suaminya.

Sedangkan pada saat itu tersangka AE berada di ruang tamu yang tepat menghadap ke pintu kamar yang terbuka, guna menyaksikan kegiatan terselubung yang dilakukan istrinya bersama pria hidung belang.

“Saat tersangka diintrogasi oleh warga, tersangka mengakui telah melakukan praktik prostitusi dengan menjual istrinya dan menjadikannya sebagai pekerja seks,” beber AKP Oliestha.

Akibat perbuatannya terhadap korban, tersangka diancam kurungan pidana penjara maksimal 8 tahun.

Tersangka dikenai Pasal 47 UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga atau pasal 506 KUHPidana.***

Penulis: JunotEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *