Gayung Bersambut Cak Imin yang Digoyang, Jimmy Ditelpon Petinggi PKB Jakarta

  • Bagikan
Kang Jimmy - Cak Imin (foto edit karikatur BukanBerita.com)

KARAWANG – Hampir dua pekan ini wacana Muktamar Luar Biasa Partai Kebangkitan Bangsa (MLB PKB) terus bergulir. Beberapa pengurus PKB di kabupaten/kota yang tidak puas atas kepemimpinan Ketum PKB Cak Imin (Muhaimin Iskandar) terus menggoyang dan mendesak adanya pergantian kepemimpinan PKB melalui MLB.

Khususnya di Kabupaten Jawa Barat, bak gayung bersambut, wacana MLB PKB ini langsung disambar oleh mantan Ketua DPC PKB Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy).

Kang Jimmy juga mengaku sudah ditelpon Jakarta, yaitu ditelpon para petinggi PKB yang sedang menggagas adanya MLB PKB untuk mengganti kepemimpinan Cak Imin.

“Jadi para petinggi PKB sudah ada komunikasi dengan saya, terkait bakal ada gerakan ketidakpuasan atas hasil Musyawarah Nasional (Munas) PKB di Bali,” kata Kang Jimmy, kepada wartawan, Senin (12/04/2021).

Para pengurus di beberapa kabupaten atau kota, sambung Kang Jimmy, tengah berkoordinasi untuk menggelar MLB. Terlebih, sudah ada kesepakatan beberapa kota untuk segera menggelar MLB.

“Sudah ada 22 kabupaten atau kota sudah sepakat untuk segera membuat muktamar luar biasa atau KLB versi kami, PKB,” katanya.

Adapun alasan beberapa pengurus daerah menginginkan MLB PKB, adalah masalah nilai yang diusung oleh PKB saat ini yang disebut telah meninggalkan nilai-nilai yang diusung salah satu mantan pendiri PKB, yakni Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

“22 kabupaten sepakat untuk KLB versi PKB. Banyak di sejumlah daerah yang merasa kecewa atas kepengurusan PKB yang telah dianggap tidak sesuai dengan apa yang Gus Dur bangun. Salah satunya adalah banyak muscab di daerah yang tidak sesuai pelaksanaannya, atau tidak sesuai AD/ART, bahkan dinilai sepihak hasilnya,” katanya.

Kendati demikian, Kang Jimmy enggan menyebutkan nama elite petinggi PKB yang memberikan instruksi MLB kepadanya.

“Kalau petingginya itu siapa, tidak perlu saya jelaskan siapa-siapanya. Pokoknya sudah ada instruksi dari beberapa petinggi PKB,” timpalnya.

Seperti diketahui, kekecewaan Kang Jimmy terhadap Cak Imin bukan hanya sebatas kedudukannya sebagai Ketua DPC PKB Karawang yang diganti lantaran telah dianggap gagal dalam Pilkada Karawang 2020 kemarin.

Akan tetapi, kekecewaan mendalam yang dialami Kang Jimmy itu karena telah dipermalukan Cak Imin di dalam sambutan pidatonya di acara bimbingan teknis DPRD Jawa Barat Fraksi PKB di Bandung pekan lalu.

Dalam sambutan yang juga beredar luas video kontroversinya di YouTube, Cak Imin menyampaikan pernyataan yang dianggap telah mempermalukan namanya.

“Saudara Toleng, Saudara Rahmat ini orang yang paling berani sedunia. Karena seluruh dunia nggak akan berani gantikan Jimmy (sebagai Ketua DPC PKB Karawang, red) kecuali dia,” ucap Cak Imin dalam sambutannya.

“Jadi tunggu saja pembalasan Jimmy, kira-kira begitu. Karena saya saja nggak berani ganti Jimmy sebetulnya. Saya tanya sama Huda (Syaiful Huda, Ketua DPW PKB Jabar, red), ‘berani nggak ganti Jimmy, orangnya kayak begitu’. Tapi karena utangnya (Jimmy, red) banyak, ya sudah kita ganti,” sambung pidato Cak Imin yang disambut gelak tawa para peserta Bimtek.

Setelah kontroversi video ucapan itu tersebar di YouTube dan di media sosial, Kang Jimmy lalu menanggapinya. Dirinya menyebut bahwa apa yang telah diucapkan oleh Cak Imin itu, tidak sopan dan tidak layak sebagai bahan guyonan.

“Seharusnya sebagai Ketua Umum, tidak pantas berbicara seperti itu atau guyonan seperti itu, apalagi bawa masalah pribadi saya,” ujarnya.

Bahkan saat membalas celotehan Cak Imin tersebut, Kang Jimmy menyebut jika Cak Imin harus banyak belajar politik fir’aun. Selengkapnya klik‘Dikata-katain’ Banyak Hutang, Jimmy sebut Ketum PKB Harus Belajar Politik Firaun

 

Penulis: JunotEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *