SNNU Jabar dan ACT Jalin Komitmen Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

  • Bagikan

KARAWANG – Setelah sebelumnya melakukan pertemuan dengan Kepala Loka PSPL Serang Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Syarif Iwan Al-Kadrie untuk membicarakan pengembangan mangrove dan potensi garam di Kota Depok Jawa Barat, Pengurus SNNU Jawa Barat kembali bergerak menggelar pertemuan dengan ACT di Pondok Pesantren Assidiqiyah, Karawang.

Pertemuan dihadiri oleh Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Jawa Barat, Muslim Hafidz dan Ahmad Fatoni sebagai Wakil Sekretaris SNNU Jawa Barat. Sedangkan dari pihak ACT diwakili oleh Apiko Joko Mulyono dan Danu.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) adalah organisasi nirlaba profesional yang memfokuskan kerja-kerja kemanusiaan.

“SNNU Jawa Barat dan ACT mempunyai komitmen yang sama dalam pemberdayaan masyarakat pesisir. ACT mempunyai program Waqaf Pangan Laut Produktif, harapan ini bisa dimaksimalkan dalam mendorong masyarakat pesisir yang lebih berdaya,” ujar Muslim Hafidz, Senin (19/4/2021).

Disampaikan Gus Ucim (sapaan akrab), SNNU Jawa Barat akan mencari masyarakat pesisir yang teralienasi dalam kebijakan untuk dimasukkan dalam program Waqaf Pangan Laut Produktif. Sehingga ia berharap mendapatkan program ini sebagai wujud kepedulian dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Semoga semangat ini memberi angin segar bagi masyarakat pesisir dan nelayan. Di akhir pembicaraan ACT meminta untuk menyiapkan masyarakat pesisir yang teralienasi agar mendapatkan program tersebut,” tandasnya.***

Penulis: RilisEditor: ADK
  • Bagikan
Exit mobile version