Berkah Ramadhan, Cellica-Aep-Jimmy Kembali Duduk Bersama Sambil Tertawa

  • Bagikan
Silaturahmi ramadhan Cellica-Aep ke kediaman Kang Jimmy.

TAK ada gading yang tak retak. Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading.

Ungkapan pepatah inilah yang mungkin bisa diambil hikmahnya secara bersama tentang perjalanan karir politik mantan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2015-2020, dr. Cellica Nurrachadiana-H. Ahmad Zamakhsyari.

Keduanya yang sudah terlihat publik tidak harmonis lagi sejak tiga tahun terakhir memimpin Karawang, Cellica-Jimmy yang pada akhirnya memutuskan untuk ‘bercerai politik’ di Pilkada Karawang 2020 lalu, disebut-sebut tidak akan pernah bisa akur kembali karena dendam politik yang ‘katanya’ akan terus berkelanjutan.

Namun ternyata anggapan sebagian kecil publik Karawang tersebut salah. Ini bukan bimsalabim, bukan sulap ataupun bukan sihir. Tetapi ini mungkin berkah Bulan Suci Ramadhan, yaitu dimana Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT menggerakan hati Teh Celli da Kang Jimmy. Sehingga keduanya terlihat kembali bisa duduk satu meja sambil tertawa lepas.

Teh Celli yang didampingi pasangan wakil bupatinya yang baru yaitu H. Aep Syaepulloh, akhirnya kembali bertemu dengan Kang Jimmy yang didampingi langsung istri tercintanya Hj. Ida Zamakhsyari.

Momentum pertemuan Cellica-Aep bersama keluarga besar Kang Jimmy, di kediaman Kang Jimmy di Desa Ciwulan Kecamatan Telagasari pada Kamis (6/5/2021) pagi ini pun sontak menjadi sorotan awak media dan kabarnya banyak mendapatkan acungan jempol dari para politisi Karawang.

Bahkan momentum pertemuan Cellica-Aep-Jimmy yang dikemas dalam bentuk silaturahmi ramadhan ini diikuti juga oleh Sekda Karawang, H. Acep Jamhuri, serta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Karawang lainnya.

Dilansir dari channel youtobe Kang Jimmy Center, suasana kehangatan antara Teh Celli, Kang Aep, Kang Jimmy dan para pejabat Karawang ini diawali dengan ucapan selamat datang dari Kang Jimmy. Yaitu dimana mantan Ketua DPC PKB Karawang ini pun mengapresiasi kedatangan silaturahmi ramadhan dan silaturahmi kehormatan Cellica-Aep bersama para pejabat Pemkab Karawang ke kediamannya.

“Selamat datang di gubuk kami. Ini apresiasi dan kehormatan yang luar biasa,” tutur Kang Jimmy, saat mengawali perbincangan hangatnya bersama Cellica-Aep dan para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Karawang.

Di hadapan Cellica-Aep, Kang Jimmy bercerita jika hari ini ia sedang menikmati perjalanan keberhasilan sebagai seorang muslim. Karena bagaimana tidak, setelah kalah dalam pertarungan Pilkada Karawang 2020, Kang Jimmy langsung dipaksa harus berhenti sebagai Ketua DPC PKB Karawang.

“Pada saat seperti itu, saya menekadkan diri bahwa ini adalah tempat bagi saya sebagai seorang muslim,” kata Kang Jimmy di hadapan Cellica-Aep.

Namun demikian, episode dua hal perjalanan karir politik Kang Jimmy inilah yang pada akhirnya membuat Kang Jimmy harus tetap ikhlas menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.

Diceritakan Kang Jimmy, ia mengaku banyak “dikomporin” orang untuk melakukan gugatan hasil Pilkada Karawang 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun demikian, Kang Jimmy akhirnya tetap memutuskan untuk tidak melakukan gugatan apapun terkait hasil Pilkada Karawang 2020 yang memenangkan pasangan Cellica-Aep.

“Waktu itu banyak yang komporin saya supaya gugat. Tapi waktu itu saya putuskan tidak akan menggugat apa-apa,” katanya.

“Karena ini adalah pencapaian diri saya untuk membumikan ‘wa ‘asaaa an takrahuu shai’anw wa huwa khairullakum, wa ‘asaaa an tuhibbo shai’anw wa huwa sharrullakum’,” terang Kang Jimmy, saat mengutip potongan ayat Al-qur’an Surat Al-Baqoroh : 216 yang memiliki hikmah arti ‘Belum tentu apa yang menurut manusia tidak baik maka tidak baik pula di mata Allah. Dan belum tentu apa yang menurut manusia baik maha baik pula di mata Allah’.

“Kalimat (ayat Al-qur’an) itulah yang kemudian terus saya baca berulang kali,” timpal Kang Jimmy yang notabene masih merupakan Panglima Santri Karawang.

Dalam menceritakan pengalaman batinnya tersebut kepada Cellica-Aep, sesekali Kang Jimmy terlihat mengeluarkan kelakarnya, senda gurau yang sudah sejak dulu menjadi ciri khasnya gaya obrolannya sebagai santri pondok pesantren.

“Kenapa coba ini saya lihat terus ke Kang Haji Aep, karena kalau ke Teh Celli takut batal puasa saya. Hahaha!. Saya lelaki normal ya kang!. Hahaha…,” kelakar Kang Jimmy kepada Cellica-Aep.

“Intinya, bahasa sederhananya Allah Maha Baik dan takdirnya tidak pernah salah,” timpal Kang Jimmy, saat kembali mengulas keyakinannya tentang makna Allah Maha Baik yang sudah menakdirkan perjalanan karir politiknya seperti saat ini.

Melalui kesempatan silaturahmi ramadhan ini, Kang Jimmy juga berpesan kepada Cellica-Aep sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2020-2024. Yaitu dimana ia berharap agar Cellica-Aep menjadi ‘imamun-adilun’, yaitu pemimpin yang adil yang akan mendapatkan naungan dan syurga Allah SWT di yaumil’akhir kelak.

“Teh Celli Kang Aep, jangan didengerin nih ya kalau sedikit radikal (pesan, red). Saya pastikan kalian berdua pemilik syurga utama. Walaupun misalnya kalian solatnya belang-bentong, puasanya dan hajinya batal. Tapi saya pastikan kalian berdua pemilik syurga utama besok, kalau kalian betul-betul mengabdi untuk melayani masyarakat,” pesan Kang Jimmy.

Di akhir penyampaiannya, Kang Jimmy juga mendoakan dan sempat memuji perjalanan karir politik Cellica Nurrachadiana.

“Jabatan adalah titipan. Teh celli masih muda. Karir politiknya bagus dari wakil bupati, terpilih bupati kemudian bupati lagi. Gak ada yang gak mungkin besok Teh Celli jadi Gubernur Jawa Barat,” ucap Kang Jimmy yang langsung disambut ucapan “Aamiin” dari semua yang hadir di sana.

Di kesempatan yang sama, Bupati Cellica mengucapkan terima kasih karena kedatangannya bersama rombongan ke kediaman Kang Jimmy telah diterima dengan baik.

Disampaikan Teh Celli, dulu sebenarnya ia sendiri merasa tidak yakin jika Kang Jimmy akan melakukan gugatan hasil Pilkada Karawang 2020. Karena Teh Celli meyakini jika sebenarnya karakter Kang Jimmy bukanlah karakter orang seperti itu (pendendam mungkin maksudnya, red).

“Saya sendiri tidak yakin Kang Jimmy akan melakukan itu. Karena saya yakin yang namanya Kang Jimmy, ya Kang Jimmy. Kalau sudah meminta maaf dan salaman, ya selesai. Meskipun mohon maaf kita kemarin sempat berkompetisi (pertarungan Pilkada),” tutur Teh Celli.

“Karena karakter Kang Jimmy meskipun suka jojorowokan (keras, red), kalau sedang keuheul (sebal) sama aku, tapi setelah bertemu, ya selesai semuanya. Jadi memang hubungan saya dengan Kang Jimmy ini seperti rumah tangga. Kadang pasea (berantem), baikan, kangen-kangenan, geuleuh-geuleuhan lagi (berantem lagi),” kata Teh Celli yang terlihat sambil mengajak tertawa kecil.

Namun demikian, sambung Teh Celli, semua ini (tentang Cellica-Jimmy) mungkin akan menjadi pembelajaran bagi semua orang.

“Mungkin masih ada orang di luaran sana yang masih menganggap manahnya (rasanya) belum menyatu. Tapi orang bisa melihat hari ini, sama sekali tidak ada kejelekan. Apalagi ini momentumnya bulan suci ramadhan,” tutur Teh Celli.

Disampaikan Teh Celli, secara pribadi ia juga meminta maaf kepada Kang Jimmy, jika ada tutur kata yang menyakitkan hati selama Kang Jimmy menjadi wakil bupati dulu. “Saya gak ada niat menyakiti hati Kang Jimmy. Mungkin ini (disharmonisasi) karena politik juga,” katanya.

“Ya tapi inilah hubungan manusia dengan manusia. Jangankan hubungan kita, rumah tangga saja terkadang ada cerita rasa sakit, kecewa dan berantem. Semuanya pasti ada,” tutur Teh Celli.

“Sekali lagi saya secara pribadi meminta maaf. Karena gak mungkin aku gak pasang foto Kang Jimmy di instagram. Karena kita pernah berjuang bersama. Aku jadi bupati juga karena waktu itu Kang Jimmy (wakilnya),” timpal Teh Celli.

Sontak, ucapan Teh Celli ini langsung mendapatkan spontanitas balasan kelakar dari Kang Jimmy. “Dan sebetulnya aku juga masih bisa jadi wakil bupati, kalau waktu itu menerima pinangam teteh,” kelakar Kang Jimmy.

“Hiyaaaaa….!,” gemuruh suara para pejabat Pemkab Karawang yang membalas kelakar Kang Jimmy.

“Tapi itu sudah rekejinya Kang Aep. Hahaha…,” balas lagi Kang Jimmy lewat kelakarnya.

Sambil mengamini ucapan Kang Jimmy yang mengutif potongan Surat Al-baqoroh ayat 216, di akhir penyampaiannya Teh Celli juga mendoakan Kang Jimmy dan keluarga selalu sehat dan berkah.

“Di sinilah kita banyak belajar semuanya. Betul menurut akang, yang kita anggap baik belum tentu baik, yang kita anggap jelek belum tentu jelek. Sehat selalu Kang Jimmy. Semoga karir politiknya juga tambah maju. Ya inilah bagian dari perjalanan politik kita. Insya Allah kami juga berdua akan mencoboa terus berbuat baik untuk masyarakat Karawang,” tutup Teh Celli.

Sambil melakukan ‘Salam Cakep’ yang menjadi ciri khas Salam Kang Jimmy, Teh Celli, Kang Aep, Kang Jimmy dan Pak Sekda mendokumentasikan diri sebelum berpamitan.

Sementara dilansir dari rilis Diskominfo, Wabup Kang Aep juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terhadap apa yang pernah dilakukan oleh Kang Jimmy selama menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang.

Kang Aep meyakini, jika Kang Jimmy banyak memiliki program-program bagus saat masih menjabat sebagai wakil bupati, khususnya program-program dalam bidang keagamaan.

“Saya meyakini Kang Jimmy juga punya prestasi dan program-program yang baik selama menjadi wabup. Insya Allah, saya akan melanjutkan program-program berbasis keagamaan dari beliau,” tandas Wabup Aep.***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan
Exit mobile version