Resmi Mundur dari PKB, Kang Jimmy Mau Pindah ke Gerindra?

  • Bagikan
Kang Jimmy - Kang Toleng.

KARAWANG – Mantan Ketua DPC PKB Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) akhirnya resmi keluar atau mundur sebagai anggota PKB. Keputusan ini disampaikan Kang Jimmy, saat menggelar konferensi pers di RM Sindang Reret, Kamis (20/5/2021) siang.

Disampaikan Kang Jimmy, pertama ia meminta maaf dan berterima kasih kepada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Karena selama ini ia sudah bisa bersahabat dengan Cak Imin dan sudah dipercaya membesarkan PKB Karawang hingga memiliki raihan 7 kursi di legislatif Karawang.

Selanjutnya, Kang Jimmy juga menyampaikan alasan kenapa ia mundur dari PKB, yaitu karena alasan moral. Karena menurutnya, PKB Karawang yang saat ini dipimpin Rahmat Hidayat Djati tidak memiliki nafas silaturahmi yang merupakan ruh dari seorang warga Nahdiyin.

“Saya mengundurkan diri dari keanggotaan PKB, alasannya adalah alasan moral. Karena PKB yang saya besarkan selama ini, kepengurusan sekarang sama sekali tidak membawa nafas silaturahmi dari ruh warga Nahdliyin,” kata Kang Jimmy, saat didampingi perwakilan para relawannya.

Dijelaskan Kang Jimmy, tidak adanya silaturahmi atau kehadiran dari salah satu pengurus DPC PKB Karawang ke kediamannya pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 kemarin, adalah menjadi salah satu alasan kenapa ia mundur dari PKB.

“Sampai lebaran kemarin pun tidak ada pengurus yang datang ke rumah saya. Dan ini sangat bertolak belakang dengan nafas dan ruh kita sebagai warga Nahdliyin,” katanya.

Didampingi perwakilan para relawannya, Kang Jimmy memberikan keterangan pers mengenai pengunduran dirinya dari PKB.

Adapun alasan kedua pengunduran Kang Jimmy dari PKB, yaitu karena hasil istikhoroh istrinya dan ziarah ke makam orang tuanya KH. Hasan Bisri Syafei yang merupakan salah satu deklarator PKB Karawang.

“Hasil istikhoroh dari istri saya tercinta, dia mimpi sesuatu hal yang mohon maaf tidak bisa saya sebutkan. Intinya, saya harus merelakan Partai Kebangkitan Bangsa untuk saya lepaskan,” katanya.

“Setelah itu saya ziarah ke makam orang tua. Karena orang tua saya adalah salah satu deklarator pendiri PKB Karawang. Dan alhamdulillah, hasilnya pun baik. Karena itu, hari ini juga surat pengunduran diri dari saya langsung akan diberikan kepada DPC PKB Karawang,” timpal Kang Jimmy.

Mantan Wakil Bupati Karawang 2015-2020 ini juga mengaku tidak ingin berpolemik mengenai 7 kursi PKB di legislatif Karawang saat ini merupakan hasil kerja kerasnya selama memimpin PKB Karawang. Namun yang pasti menurut Kang Jimmy, 7 anggota dewan PKB Karawang saat ini, semuanya merupakan orang-orang hasil didikannya.

“Saya tidak ingin berpolemik tujuh kursi itu hasil siapa?. Saya juga tahu, sehebat apapun Leonal Messi dan Ronaldo (pemain sepak bola top dunia, red), kalau tidak memainkan tim, tidak akan mungkin mencetak gol. Tetapi otak, sumbangsih pola pikir saya, sumbangsih waktu saya, dan sumbangsih (mungkin) materi saya yang mengantarkan PKB jadi tujuh kursi,” katanya.

“7 orang anggota dewan produk didikan saya semua, termasuk Rahmat Toleng (Ketua DPC PKB Karawang, red) dan Syaiful Huda (Ketua DPW PKB Provinsi Jawa Barat, red) yang saya perjuangkan. Saya sudah mewariskan 7 kursi DPRD dan dua lantai sekretariat PKB Karawang,” katanya lagi.

Kang Jimmy Pindah ke Partai Gerindra?
Selanjutnya, setelah resmi mundur dari PKB, Kang Jimmy mengungkapkan jika ia akan berpolitik di partai yang akan dia tentukan nanti. Kang Jimmy mengaku akan berupaya menarik 326 ribu relawannya yang di Pileg 2019 dan di Pilkada Karawang 2020 kemarin tergabung dalam PKB.

“Butuh kerja ekstra untuk membesarkan partai, saya tidak akan berpolemik soal KLB PKB, Toleng dan saya bertarung nanti di tahun 2024,” tantang Kang Jimmy.

Adapun terkait kabar Kang Jimmy akan berlabuh di Partai Gerindra, kepada awak media Kang Jimmy belum mau ‘blak-blakan’ akan pindah ke parpol mana untuk kembali memulai dari awal dalam meniti karir politiknya.

Kang Jimmy mengaku belum memutuskan akan berlabuh ke parpol manapun seteleh keluar dari PKB, termasuk kabar dirinya bakal masuk ke Partai Gerindra.

“Belum tentu saya masuk Gerindra, santai saja. Yang penting saya sudah lepas beban semuanya. Jadi tarung ke depan juga enak, tinggal saling membuktikan siapa tokoh politik di Karawang yang masih dirindukan oleh 1,6 juta rakyat Karawang,” tandasnya.***

Penulis: Junot/KarinaEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *