‘Buah Simalakama’ Proyek Normalisasi Kali Kalapa, Warga Demo PUPR-DPRD

  • Bagikan
Warga saat melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Disparbud (atas) dan melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Karawang.

KARAWANG – Kerja-kerja cepat pemerintahan Cellica-Aep untuk menyelesaikan persoalan bencana banjir di Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur ternyata tidak semulus yang dibayangkan seperti sejak awal.

Proyek pembangunan embung dan normalisasi Kali Kalapa untuk mengatasi persoalan banjir di Desa Wadas itu, justru tiba-tiba mendapatkan protes dari ratusan warga pemilik tempat wirausaha dan para seniman (pelaku teater) yang terkena dampak penggusuran di sekitaran bantaran Kali Kalapa.

‘Seperti Memakan Buah Simalakama’, kini Pemkab Karawang mulai dibingungkan dengan kondisi sosial ratusan masyarakat Desa Wadas yang melakukan  protes atas proyek normalisasi Kali Kalapa.

Rabu (2/6/2021) siang, masyarakat Desa Wadas yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Embung Dibongkar Desa Wadas Telukjambe Timur dan Teater Lumbung melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Bahkan aksi demonstrasi warga ini berakhir dengan ‘curhatan’ mereka yang mengadukan permasalahannya ke Komisi III DPRD Kabupaten Karawang.

“Ya kami melakukan demonstrasi ke Disparbud, DPUPR dan betakhir di DPRD sekaligus audensi,” tutur Kuasa Hukum Warga Desa Wadas, Hendra Supriatna Sh, dari Lembaga Bantuan Hukum Aria Mandalika.

Diketahui sebelumnya, rumah-rumah wirausaha warga yang berada di bantaran Kali Kalapa ini sebenarnya merupakan bangunan liar (bangli) yang tidak memiliki alas hak. Sejumlah bangli yang berada di lahan BBWS ini juga sempat disinggung Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, saat melakukan peninjauan perkembangan proyek normalisasi Kali Kalapa pada Jumat 21 Mei 2021 lalu.

Saat itu Wabup Aep mengklaim, tidak pernah ada warga yang protes jika sejumlah bangli tersebut digusur (ditertibkan), demi kepentingan proyek normalisasi Kali Kalapa yang luapan airnya menjadi penyebab banjir saat hujan turun.

Faktanya, kerja cepat pemkab yang sudah menyelesaikan sekitar 70% proyek pembangunan embung dan normalisasi Kali Kalapa, kini tiba-tiba mendapatkan protes dari ratusan warga pemilik rumah wirausaha di bantaran Kali Kalapa.

Baca sebelumnya : Atasi Banjir, Normalisasi Kali Kalapa dan Embung di Desa Wadas Sudah 70%

Namun saat melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Karawang, sebenarnya warga mengaku setuju dengan proyek pembangunan embung dan normalisasi Kali Kalapa. Karena meskipun pengerjaan proyek belum selesai 100% saja, kini Desa Wadas sudah tidak lagi mengalami banjir saat hujan turun.

Namun demikian, warga meminta dipertemukan langsung dengan beberapa instansi terkait seperti BBWS atau PJT II yang secara teknis mengelola Kali Kalapa. Kemudian, Dinas PUPR, Disparbud, hingga beberapa pihak kawasan yang membiayai proyek pembangunan embung dan normalisasi Kali Kalapa secara konsorsium.

Pasalnya, warga juga berharap bisa ‘dimanusiakan’ dalam proyek pembangunan embung dan normalisasi Kali Kalapa tersebut.

“Kami sebenarnya tidak menolak adanya normalisasi. Namun kami juga berharap, kami ini bukan hewan, kami ini manusia, bicarakan dengan kami baik-baik, jangan asal gusur tempat tinggal dan tempat usaha kami,” tutur Hendra Supriatna SH, usai melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Karawang.

Hendra Supriatna SH – H. Endang Sodikin.

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Karawang, H. Endang Sodikin menegaskan, secara kelembagaan Komisi III DPRD Karawang mendukung penuh dengan proyek pembangunan embung dan normalisasi Kali Kalapa yang sedang dikerjakan secara konsorsium.

Dijelaskannya, warga juga tidak pernah menolak dengan pengerjaan proyek tersebut, karena melihat dampak positif dari pengerjaan proyek (Desa Wadas sudah tidak banjir lagi). Namun sebagai repesentasi dari rakyat, Komisi III DPRD Karawang tetap akan mencoba untuk memfasilitasi keinginan warga supaya bisa duduk bersama dengan beberapa pihak terkait.

Baca sebelumnya Bupati Cellica Tinjau Proyek Normalisasi Kali Kalapa

Sehinga Selasa depan (8/6/2021), Komisi III DPRD Karawang akan mencoba melakukan mediasi warga Desa Wadas dengan beberapa pihak terkait dalam proyek pembangunan embung dan normalisasi Kali Kalapa.

“Ya, minggu depan (selasa, red) kita akan coba mediasi warga dengan beberapa pihak terkait. Kita Komisi III mendukung pembangunan embung dan normalisasi Kali Kalapa, karena dampaknya sangat positif. Tetapi karena kita sebagai wakil rakyat yang merupakan representasi dari suara rakyat, kita tetap menampung dan mencoba mencari solosi atas persoalan protes ratusan warga ini,” tandas politisi dari Partai Gerindra ini.***

Baca sebelumnya Progres Normalisasi Sungai Kali Kalapa Penyebab Banjir di Desa Wadas

 

Penulis: Karina/ADKEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *