Gas Coustic Soda PT. Pindo Delli II Bocor Lagi, Belasan Warga Keracunan Dilarikan ke Rumah Sakit

  • Bagikan

KARAWANG – Ratusan warga di empat dusun di Desa Kutamekar Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang terpaksa dievakuasi ke halaman kantor Desa Kutamekar, akibat insiden kebocoran gas coustic soda PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills II.

Salah seorang warga Dusun Cigempol Desa Kutamekar, Fendi (38) mengatakan, awal kejadian kebocoran gas coustic soda bermula sekitar pada pukul 11.30 WIB pada Kamis (03/06/2021).

“Rasanya sesak, bau menyengat sampai tenggorokan rasanya kering banget. Masih banyak warga yang belum dievakuasi, sebagian warga ada yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit,” ungkap Fendi kepada wartawan di lokasi evakuasi kantor Desa Kutamekar.

Kebocoran gas coustic soda yang diduga bersumber dari PT. Pindo Delli II ini sering terjadi dan paling parahnya terjadi pada kali ini.

“Paling parah itu sekarang, bukan hanya Dusun Cigempol TB7 saja. Tapi hampir empat dusun semuanya terdampak menghirup udara yang terkontaminasi kebocoran gas coustic soda ini. Rumah yang berjarak 1 kilometer dengan lokasi kebocoran pipa coustic soda saja masih merasakan udara yang tidak sedap,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdes Kutamekar, Dayat mengungkapkan, bahwa pihaknya masih mendata jumlah korban terdampak kebocoran tersebut.

“Sementara yang dilarikan ke RS Rosella ada 11 warga, sedangkan yang dilarikan ke RS Delima Asih Johar ada 14 warga. Untuk total keseluruhan korban kita masih proses evakuasi penanganan pertama di kantor desa ya,” imbuhnya.

Dari pantauan di lokasi evakuasi Kantor Desa Kutamekar, belasan mobil ambulance masih terus berupaya melakukan evakuasi menjemput warga di rumahnya masing-masing. Bahkan, sejumlah ambulance dari Perum Peruri pun turut membantu proses evakuasi warga ke sejumlah rumah sakit rujukan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak PT. Pindo Delli II.***

Penulis: Karina/JunotEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *