PCNU Minta Satgas Covid-19 juga Tegas Disiplinkan Prokes di Wilayah Desa

  • Bagikan

KARAWANG – Semakin mengkhawatirkannya penambahan kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Karawang, membuat sebagian kalangan tokoh masyarakat mendesak agar Pemkab Karawang lebih tegas lagi di dalam mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat.

Seperti yang disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasbi, ia meminta Satgas Covid-19 tidak hanya mendisiplinkan prokes di wilayah perkotaan seperti penutupan Tempat Hiburan Malam (THM), cafe dan restoran, hingga tempat publik lainnya.

Lebih dari itu, Kang Uyan (sapaan akrab) meminta Satgas Covid-19 untuk lebih tegas dalam penerapan prokes di tingkat desa. Pasalnya, masih sering terjadi kerumunan di wilayah kecamatan dan desa seperti adanya beberapa kegiatan pasar malam.

“PCNU Karawang berharap agar pemerintah daerah lebih serius lagi dalam menangani lonjakan warga yang terpapar covid-19 akhir-akhir ini. Pemda dalam hal ini Bupati harus mengintruksikan para camat dan kades agar ikut pro aktif dalam menahan laju pandemi,” tutur Kang Uyan.

“Jadi bukan hanya di wilayah perkotaan yang diawasi, tapi harus sampai ke tingkat grass root. Karena masih banyak ditemukan kerumunan orang di beberapa kecamatan. Misalnya saja di Kecamatan Cikampek dan Kotabaru, pasar malam di sana masih ramai dikunjungi warga tanpa sedikitpun tindakan dari aparat berwenang untuk membubarkannya,” timpal Kang Uyan.

Di sisi lain, untuk mematuhi himbauan pemerintah di dalam menekan angka laju penyebaran covid-19, PCNU Karawang sendiri menunda semua kegiatan rutin yang melibatkan banyak orang.

Yaitu seperti Bahtsul Masail, Lailatul ijtima dan Syahriahan. Hal ini dilakukan semata-mata karena disamping tunduk terhadap aturan, juga sebagai upaya di dalam meminimalisir penularan virus corona.

“Ya, karena kondisi pandemi di Karawang semakin mengkhawatirkan, semua kegiatan-kegiatan rutin di PCNU yang melibatkan orang banyak terpaksa kita pending.

Untuk diketahui berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, sejak Jumat 25 Juni 2021, total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Karawang mencapai 23.970 orang. Yaitu dengan keterangan 929 masih dalam perawatan, 1.674 isolasi mandiri, 20.567 sembuh, serta 800 orang meninggal dunia.***

Penulis: Ade Kosasih, SE
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *