Kriminal Ditengah PPKM Darurat, 22 Pelaku Diamankan Polres Karawang

  • Bagikan

KARAWANG – Di tengah situasi pendemi covid-19 dan PPKM Darurat, sejumlah kasus kriminal diungkap jajaran Polres Karawang melalui Operasi Libas Lodaya 2021.

Operasi ini sendiri digelar serempak di seluruh Jawa Barat selama 10 hari dari mulai tanggal 28 Juni hingga 8 Juli 2021. Dalam rentang waktu tersebut, Satreskrim Polres Karawang berhasil mengungkap 10 kasus curat, curas, curanmor, penganiayaan serta berhasil mengamankan 22 orang pelaku, dengan lebih dari 20 TKP.

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan, pengungkapan 10 kasus tindak pidana yang berkaitan dengan kejahatan curat curas dan curanmor beserta geng motor di Kabupaten Karawang ini berhasil terungkap berkat adanya laporan dari para korban.

“Salah satunya perkara pencurian di bangunan bekas supermarket di wilayah Kotabaru yang mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah,” tutur Kapolres, saat didampingi Kasatreskrim AKP Oliesta Ageng Wicaksana, Kanit Jatanras IPDA Kadek Diva Firman, serta Kasubag Humas Budi Santoso, Kamis (8/7/2021).

Kapolres juga membeberkan, pihaknya berhasil mengungkap 10 kasus dengan menangkap 41 pelaku kejahatan, berikut pelaku yang yang membantu kejahatan atau penadah.

“Yang dilakukan tersangka antara lain merampas hingga merusak kunci kendaraan dengan menggunakan kunci leter T. Yang paling parah adalah penganiayaan korban serta kasus merusak sebuah gedung bekas swalayan,” terangnya.

Masih dijelaskan kapolres, salah seorang pelaku kejahatan terverifikasi mengajak serta anaknya dalam berbuat kejahatan.

“Yang lebih miris ada orangtua yang mengajak anak kandungnya sendiri untuk melakukan tindak kejahatan,” timpal kapolres.

Dalam rilis yang digelar ini, Satreskrim Polres Karawang juga memperlihatkan berbagai barang bukti yang dipergunakan tersangka dalam menjalankan aksinya.

“Kami berhasil menyita 3 unit kendaraan roda 4, 1 unit truk, kendaraan roda 2, besi tralis, pisau dan golok beserta kunci leter T, serta gerobak yang digunakan penadah untuk membawa barang tadahannya,” tutur kapolres.

Dijelaskan kapolres, 20 tersangka dikenakan pasal berbeda-beda sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

“Pasal yang kami sangkakan terhadap para pelaku yaitu untuk pelaku curanmor R2 dan pencurian dengan pemberatan dikenakan pasal 36 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Untuk pengeroyokan/pengrusakan dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. Untuk penganiayaan dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara dan untuk penadah dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya.***

Penulis: KarinaEditor: ADK
  • Bagikan
Exit mobile version