Jemput Bola Vaksinasi ala Kapolres Karawang, Warga Dapat Paket Sembako

  • Bagikan
Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra sedang memantau langsung kegiatan vaksinasi door to door.

Di tengah kontroversi kebijakan PPKM Darurat yang diprotes oleh sebagian masyarakat, karena tidak dibarengi dengan bantuan ‘pemenuhan kebutuhan pangan’ dari pemerintah sesuai amanat Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, tetapi ada yang berbeda dari cara yang dilakukan Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Karawang.

Dibawah kepemimpinan Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, polisi melakukan jurus jemput bola dengan cara mendatangi setiap rumah warga agar mau divaksin.

Dengan cara door to door, polisi juga ‘merayu’ setiap warga memberikan bantuan paket sembako, agar warga mau divaksinasi.

Meskipun hanya menargetkan 20 hingga 25 warga setiap harinya karena faktor keterbatasan tenaga kesehatan (nakes), tetapi vaksinasi ala Kapolres Karawang ini terpantau berjalan efektif.

Karena setiap warga yang didatangi rumahnya diberikan pemahaman tentang betapa pentingnya vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan (prokes) di tengah wabah pandemi covid-19 di Kota Pangkal Perjuangan yang semakin ‘menggila’.

Terpantau, setelah pada Senin (12/7/2021) kemarin warga Kampung Cinangoh Kelurahan Karawang Wetan Kecamatan Karawang Timur, kini giliran warga di bantaran aliran irigasi KW6, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Timur yang didatangi kapolres pada Selasa (13/7/2021).

“Hari ini kita melakukan vaksinasi jemput bola dengan sasaran targetnya adalah warga yang tinggal di lingkungan padat penduduk (slum area),” kata Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra.

Vaksinasi warga dengan cara door to door sambil memberikan bantuan paket sembako ini merupakan salah satu bentuk bakti sosial (baksos) menuju Polri yang Presisi dalam membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Vaksinasi untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok kepada warga dengan dibarengi bantuan paket sembako bagi warga yang ekonominya terdampak PPKM Darurat ini juga untuk membantu program vaksinasi nasional.

Vaksinasi ala Kapolres Karawang yang terlihat lebih humanis ini juga dipastikan aman dan halal. Sehingga setiap warga yang didatangi tidak perlu takut ataupun khawatir untuk divaksin.

“Diharapkan dengan banyaknya warga yang mau disuntik vaksin dan tidak takut lagi saat diberikan dosis vaksin dari pemerintah, tentunya akan tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok,” kata Kapolres.

Setiap warga yang ingin mendapatkan vaksin gratis ini cukup hanya membawa identitas diri atau kartu tanda penduduk (KTP). Setelah terdaftar, selanjutnya warga akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diberikan dosis vaksin yang disuntikan ke tubuh.

Demikian, sepertinya program vaksinasi warga ala Kapolres Karawang ini juga patut dilakukan oleh Pemkab Karawang melalui Satgas Covid-19. Sehingga warga tidak harus selalu ditekan wajib ikut vaksinasi di tengah PPKM Darurat yang mencekik mata pencaharian warga, karena aktivitas ekonomi yang serba dibatasi oleh kebijakan aturan prokes.

Penuhi kebutuhan pangan warga ditengah PPKM Darurat, sesuai dengan amanah Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018, BAB III tentang Hak dan Kewajiban. Yaitu dimana pemerintah tidak hanya berkewajiban memberikan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat. Melainkan juga berkewajiban menyediakan kebutuhan pangan masyarakat, selama kekarantinaan kesehatan diterapkan.

Bravo Pak Kapolres!. Lanjutkan program vaksinasi door to door sambil memberikan bantuan paket sembako kepada warga.***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *