Buron 1 Tahun, Begal Motor ini Dilumpuhkan Timah Panas, Mampus!

  • Bagikan

SEMPAT menjadi buronan Polres Karawang selama satu tahun, AR alias Abdul (27), begal sepeda motor di Fly Over Lamaran Jalan Baru arah Tanjungpura, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, pada Minggu 12 Juli 2020 lalu ini akhirnya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan timah panas.

Berusaha melarikan diri saat akan diringkus Tim Resmob Anaconda Sat Reskrim Polres Karawang, akhirnya satu tembakan timah panas mengenai kaki Sang Begal yang sering mengancam nyawa para korbannya ini. “Mampus”, ungkapan inilah yang mungkin akan terlontar dari mulut korban, saat mengetahui kawanan begal ini sudah berhasil diamankan polisi.

Karena Sang Begal bersama kawanannya sering menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit saat melakukan aksi kejahatannya. Kawanan pelaku curas ini akan mengancam korbannya dengan celurit, untuk merampas sepeda motor serta barang berharga lainnya yang dibawa korban.

Pelaku AR sendiri diringkus polisi saat hendak pulang ke rumahnya di Dusun Bojong, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang-Jawa Barat.

“AR melawan petugas dan berusaha untuk kembali melarikan diri. Karenanya, kaki tersangka harus diberikan tindakan tegas serta terukur,” kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, Senin (30/8/2021).

Modus operandi yang dilakukan kawanan begal ini mengincar calon korbannya di jalanan. Para pelaku curas ini beraksi di malam hari saat kondisi jalanan sepi. Kawanan begal ini akan memepet kendaraan calon korbannya untuk diberhentikan di tengah jalan. Kemudian, mengancam korban dengan menggunakan senjata celurit.

Saat korbannya sudah pasrah, para pelaku akan mengambil sepeda motor dan barang-barang berharga milik korban secara paksa. Atas kejadian satu tahun lalu di Jalan Flay Over ini, korban sampai mengalami kerugian sebesar Rp 20.550.000.

“Ketika korban bersama temannya sedang dalam perjalanan dari Bandung menuju Jakarta dengan menggunakan sepeda motor, dalam perjalanannya di tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor korban dipepet oleh para pelaku yang berjumlah 5 orang,” terang AKBP Aldi.

Sebelumnya, polisi sudah berhasil meringkus keempat tersangka komplotan begal sepeda motor ini. Yaitu tersangka KM alias Komas, SB alias Bahri, MM dan NAS alias Aceng. Keempat tersangka sudah dijatuhi hukuman vonis penjara selama 3 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Karawang.

Sementara tersangka AR akan dikenai Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimalnya 9 tahun kurungan penjara.

Bravo Pak Polisi…!***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan
Exit mobile version