Korban Keracunan Massal ‘Nasi Berkat Pengajian’ Kembali Bertambah

  • Bagikan
Beberapa korban keracunan massal nasi berkat sedang menjalani perawatan.

KARAWANG – Korban keracunan massal yang diduga akibat menyantap nasi berkat atau ‘Besek’ kembali bertambah. Dalam sehari, sekitar 43 warga Kampung Boneka Cikampek, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat terpaksa harus dilarikan ke sejumlah Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas terdekat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karawang, dr. Endang Suryadi, melalui Kepala Puskesmas Cikampek Utara, dr. Nenden Maulina, pada Senin (06/09/2021) pagi.

“Dalam semalam (Sabtu malam, 04 September 2021), korban bertambah menjadi 77 orang. Info pada Minggu pagi tadi, ada lagi yang lapor 4 orang. Sedangkan pada Minggu siang, korban bertambah lagi 2 orang, jadi total korban diduga keracunan menjadi 83 orang,” ungkap wanita yang akrab disapa Dokter Neneng ini.

Lebih jauh ia mengatakan, mayoritas korban yang bertambah mengalami gejala yang sama seperti pusing, mual-mual, diare dan ada juga yang mengalamo sesak nafas.

“Korban dibawa ke sejumlah RS dan Puskesmas (PKM). Di RS Izza Cikampek ada 20 orang, selebihnya ada di PKM Kotabaru, ada yang di PKM Cikampek, dibawa ke RS Helsa Cikampek, ada yang dibawa ke RS Paru Jatisari, dan RS Karya Husada Cikampek. Korban yang sudah membaik sudah pada pulang,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 40 warga Kampung Boneka Cikampek diduga mengalami keracunan hidangan pengajian hingga harus dirawat. Akibatnya, seorang warga yang diketahui merupakan pembawa acara pada acara itu dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan di dua RS, yakni RS Izza Cikampek dan RS Abdul Razak Purwakarta.

“Dari data sementara, itu ada 40 warga yang diduga keracunan karena makanan di acara pengajian Muharraman di Majlis Taklim Nurul Huda Kampung Boneka Cikampek, Dusun Kampung Baru Timur, Desa Cikampek Utara, dan di dalamnya juga ada giat santunan anak yatim,” terangnya.

“Dalam kejadian itu pun satu orang dinyatakan meninggal dunia, dan kata keterangan pihak desa, almarhumah itu adalah pembawa acaranya,” tandasnya.***

Penulis: JunotEditor: ADK
  • Bagikan
Exit mobile version