Sang Kekasih Dibunuh, Kemudian Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

  • Bagikan

KARAWANG – Seorang pria berinisial DM (30), warga Kampung Jarong Turi Kecamatan Cilebar diduga membunuh kekasihnya sendiri berinisial EI (32), warga Dusun Kosambirangrang Desa Cikuntul Kecamatan Tempuran.

Namun setelahnya, DM pun ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi menggantungkan diri.

Peristiwa ini terjadi di sebuah kamar sewa nomor 2 di Rumah Makan (RM) Sumber Rezeki, Dusun Muara 01 RT 001/001 Desa Ciparagejaya Kecamatan Tempuran, pada Minggu (12/9/2021).

Kronologis kejadiannya bermula sekitar pukul 11.00 WIB. Yaitu dimana saat DM datang berbarengan ke RM Sumber Rezeki dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario warna Putih Nopol T-6511PQ. Sementara EI datang menggunakan sepeda motor NMax warna Merah dengan Nopol T-2195-QY.

Setibanya di rumah makan, DM langsung menanyakan kamar istirahat kepada Sdr. Samsul Bahri (Saksi 2, red) dan dijawab ada. Kemudian, saksi 2 langsung menunjukan kamarnya dan keduanya masuk berbarengan.

Tidak lama kemudian memesan makan dan sekitar pukul 11.30 WIB, makanan berupa nasi dan ikan sudah matang dan diantarkan oleh Sdri. Casyanti (istri dari saksi 2 sdr. Samsul Bahri, red).

Setelah makanan diantar dan disimpan di kamar, kemudian yang mengantar makanan sdri. Casyanti meninggalkan kamar dan keduanya langsung mengunci kamar.

Namun hingga pukul 19.30 WIB, sepasang kekasih ini tak kunjung keluar kamar. Samsul Bahri (Saksi 2, red) saat itu menggedor pintu kamar, tetapi tidak dibuka oleh keduanya.

Merasa curiga, saksi 2 kemudian berinisiatif naik ke atas atap dan merobek atap kamar dan melihat kedua korban yang ternyata sudah tak bernyawa.

Melihat kejadian tersebut, pemilik RM Sumber Rezeki melaporkan kejadiannya ke pihak Polsek Tempuran dan meminta segera dilakukan evakuasi dan olah TKP.

Kemudian, Polres Karawang mengidentifikasi kedua mayat sepasang kekasih tersebut dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

“Kami identifikasi mayat perempuan yang ditemukan dalam keadaan mukanya tertutup oleh kain sprei, serta luka memar pada bagian mata sebelah kanan dan luka cekikan di leher,” tutur Kapolsek Tempuran, AKP Rigel Suhaksono.

Sampai berita ini masuk meja redaksi, pihak kepolisian sendiri baru menyimpulkan keterangan sementara, bahwa kejadian ini merupakan kasus pembunuhan. Yaitu dimana pelakunya langsung mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Pasalnya, pada bagian leher mayat DM masih terlilit kain atau samping kebat berwarna hijau di sambung dengan handuk warna putih. Dan tangan kiri DM terdapat luka sayatan.***

Penulis: JunotEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *