Karawang Miskin Ekstrem, Wartawan Turun ke Jalan Aksi ‘Ngencleng’

  • Bagikan

KARAWANG – Belasan perwakilan insan pers yang tergabung dalam Forum Jurnalis Karawang (FJK) turun ke jalan melakukan aksi ‘ngencleng’. Para kuli tinta ini mengumpulkan sumbangan kepada para pengguna jalan untuk didonasikan kepada masyarakat miskin Karawang, Rabu (5/7/2021).

Aksi kemanusiaan yang dilakukan para wartawan ini menyusul semenjak ditetapkannya Kabupaten Karawang sebagai salah satu wilayah di Jawa Barat yang warganya masuk ke dalam status miskin ekstrem tahun 2021.

Aksi ngencleng ini didasari keperihatinan juga sebagai bentuk aksi protes terhadap Pemerintah Kabupaten Karawang yang dinilai tidak berpihak kepada rakyatnya.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi saat ini. Disatu sisi pendapatan daerah yang cukup tinggi, adanya kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, tetapi mengapa tidak berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” tutur Rudi Setiawan, Koordinator Aksi yang masih merupakan Ketua FJK.

Selain itu, FJK juga menilai jika Pemkab Karawang dinilai anti kritik terhadap pemberitaan media, kerap kali menggunakan kekuatan kekuasaannya untuk mengkanter pemberitaan yang dinilai menyinggung kepentingannya.

Sederet permasalahan dari mulai anggaran pemda yang fantastis, kasus Bansos, korupsi gedung universitas, korupsi Dinas Pertanian hingga kebijakan pembelian mobil dinas mewah.

Tak hanya itu, Forum Jurnalis Karawang pun mengkritisi sikap para Anggota Legislator yang seakan acuh terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di Kabupaten Karawang.

“Para anggota Dewan Karawang hanya berdiam diri, kami harapkan sikap kritis para legislator dalam menyikapi kebijakan yang tidak pro rakyat,” ujar Ujang Aditya, anggota FJK.

Penggalangan dana ini akan didonasikan kepada warga Karawang yang tidak mampu. Berapa pun hasilnya, aksi kemanusiaan para wartawan ini diharapkan bisa mendorong para lembaga maupun komunitas lain di Karawang yang peduli terhadap kondisi Kabupaten Karawang saat ini.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan ekstrem Indonesia mencapai 10,86 juta jiwa, atau sebanyak empat persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Kabupaten Karawang merupakan salah satu dari lima Kabupaten se Jawa Barat dengan total penduduk berstatus miskin ekstrem sebanyak 4,51 persen atau 106.780 jiwa.***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan
Exit mobile version