Perseteruan Warga Sukaluyu vs Pengusaha Limbah Berakhir islah

  • Bagikan
Asep Agustian SH.MH

KARAWANG – Konflik warga dan perangkat Desa Sukaluyu dengan pengusaha limbah di PT. Aichikiki Autoparts Indonesia (PT. AAI) akhirnya berujung islah.

Keduanya mengambil jalur damai, setelah sebelumnya warga Sukaluyu sempat sempat bentrok dengan oknum orang suruhan pengusaha limbah, saat melakukan aksi demonstrasi di PT. AAI, pada Senin (4/10/2021) kemarin.

Mendengar kabar ini, Praktisi Hukum Asep Agustian SH.MH mengaku bersyukur, karena pada akhirnya kedua belah pihak mengambil jalur musyawarah untuk menyelesaikan persoalannya.

Askun yang sebelumnya sempat mengkritisi persoalan ini akhirnya mengaku lega, karena antara Pengusaha limbah PT. Harapan Baru Sejahtera Plastik (PT. HBSP) dengan Persatuan Lembaga Pemdes Sukaluyu bisa berpikir lebih dewasa di dalam menyelesaikan persoalannya.

“Berdamai itu indah, demi mengedepankan kondusivitas di Kabupaten Karawang. Sehingga kedua belah pihak bisa menjaga Kamtibmas, demi kelancaran iklim investasi di Karawang,” tutur Askun, Minggu (10/10/2021).

Adapun terkait persoalan hukum yang sudah dilaporkan warga ke Polres Karawang, Askun meminta pihak kepolisian segera bisa mengambil langkah-langkah preventif, agar tidak melanjutkan permasalahan ini ke ranah pidana, jika memang kedua belah pihak sudah bersepakat untuk berdamai.

“Kalau sudah seperti ini berarti nuansa hukumnya adalah musyawarah, karena hasil dari musyawarah adalah hukum,” katanya.

Sementara, Kuasa Hukum Persatuan Lembaga Desa Sukaluyu, Hamid D Samairja, SH.MH menjelaskan, pada Kamis (7/10/2021) telah terjadi komunikasi antar pihak lembaga-lembaga Pemdes Sukaluyu dengan PT. HBSP yang langsung dihadiri Dirut PT. HBSP, Ali Mukaddas. Kemudian ditindaklanjuti dengan pencabutan berkas laporan di Polres Karawang.

“Kemarin pelaporan sudah dicabut oleh lingkungan, yang membuka LP-nya itu kan Kang Sanadi Bule selaku penanggung jawab aksi kemarin di PT AAI. Adapaun diterima atau tidak diterima (pencabutan pelaporan), itu kewenangan Polres Karawang,” kata Hamid.***

Penulis: Ade Kosasih, SEEditor: ADK
  • Bagikan
Exit mobile version