Viral Penemuan Ratusan Celana Dalam Wanita di Gunung Sanggabuana

  • Bagikan
Tumpukan celana dalam wanita dan bra yang berhasil dikumpulkan para pendaki Gunung Sanggabuana.

WARGA Kabupaten Karawang tengah dihebohkan dengan video viral penemuan ratusan celana dalam wanita di Kawasan Gunung Sanggabuana, Kecamatan Tegalwaru.

Dalam  video yang di-upload akun instagram @halokrw, beberapa pendaki tengah sibuk mengumpulkan celana dalam wanita hingga bra yang tersangkut di semak-semak belukar Gunung Sanggabuana.

“Warga dihebohkan dengan temuan ratusan celana dalam wanita dibuang di Gunung Sanggabuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang.

Dari unggahan video viral nampak beberapa pendaki sedang membersihkan sampah bra dan celana dalam wanita yang dibuang di semak belukar pegunungan,” tulis  akun instagram @halokrw.

Belum diketahui secara pasti latarbelakang ditemukannya ratusan celana dalam dan bra di semak belukar Gunung Sanggabuana ini.

Para pendaki sedang membersihkan sampah celana dalam wanita dan bra yang tersangkut di semak-semak belukar.

Namun dari cerita mulut ke mulut, penemuan celana dalam wanita dan bra di kawasan Gunung Sanggabuana ini merupakan hal biasa.

Ratusan celana dalam wanita dan bra ini diduga kuat milik para peziarah yang sedang melakuan ‘tradisi buang sial’, setelah mereka melakukan ritual mandi malam di air terjun pegunungan Sanggabuana.

Biasanya para peziarah dari kalangan kaum hawa ini akan berkunjung ke Sanggabuana di Rabu malam atau Jumat malam untuk melakukan tradisi buang sial.

Setelah mandi malam, para kaum hawa ini akan membuang celana dalam hingga bra dengan cara membelakangi badan, kemudian melemparkannya ke belakang. Sehingga celana dalam hingga bra mereka akan tersangkut di semak-semak belukar.

Terlepas benar atau tidaknya kabar tradisi buang sial di Gunung Sanggabuana dengan cara membuang celana dalam dan bra ini, namun kabar ini sontak mengundang beragam komentar dari netizen.

Ada netizen yang menyayangkan atas penemuan ini, karena dapat mencemari dan merusak keindahan lingkungan Gunung Sanggabuana.

“lah ini c bikin sial bukn buang sial kasihan alam,klo gx mau sial tinggal etitud mu di jaga dlm setiap tingkah laku,dasar sesat,” komen akun @fitri_nounamandza.

“pdahal mereka mensucikan diri disitu tpi malah dikotori tempatnya, boro2 buang sial yg ada bakal kena sial terus karna tmpat mereka dikotori,” tulis akun @a.faisalamri, dalam komentarnya.

“Di salah gunakan yang tidak baik,, bukannyaa buang sial malah bikin banyakk sampah.. pemikirannya aneh” ajaa,” tulis netizen lainnya @rivaldyy_6.

Ada juga netizen yang berkelakar atas fenomena ini.

“Sempak dajal,” tulis akun @rh.m__

“sialnya ga ilang, eh pulangnya malah ketempelan,” tulis akun @fitriadwirah.

“Apakah aq harus ikut buang juga,” tulis akun @nazwa_naomy.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *