Pengelola Kolam Renang Hud-hud Diperiksa Polisi

  • Bagikan

KARAWANG – Terkait peristiwa tewasnya bocah 5 tahun di kolam renang wisata Taman Hud-hud di Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Dari mulai saksi di lapangan hingga pengelola wisata Taman Hud-hud juga tak luput dari pemeriksaan penyidik.

“Kita sudah periksa sejumlah saksi di lapangan. Termasuk memeriksa pihak pengelola Taman Hud-Hud,” tutur Kanit Reskrim Polsek Rengasdengklok, IPDA Iwan Budijanto, Selasa (2/11/2021) siang.

Meskipun pihak keluarga korban dan pengelola kolam renang Taman Hud-hud telah melakukan perjanjian dalam dalam menyelesaikan persoalannya, namun pihak kepolisian tetap akan meminta kertarangan dari keluarga korban.

Namun tentu tidak saat ini, karena lantaran keluarga korban masih dalam suasana duka pasca meninggalnya korban berinisial GP (5).

“Walaupun kedua belah pihak telah melakukan perdamaian (musyawarah, red), namun kita tetap mendalami dan melanjutkan kasus ini. Kita juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi,” terang IPDA Iwan.

Sebelumnya diberitakan, seorang bocah tenggelam di kolam renang wisata Taman Hud-dud Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baghdadi, Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, Minggu (24/10/2021) siang.

Korban berinisial GP (5) yang merupakan warga asal Kabupaten Bekasi tersebut meninggal tenggelam, karena tidak bisa berenang. Atas peristiwa ini juga muncul dugaan kelalaian dari pengawasan orangtua hingga keteledoran pengelola Taman Hud-hud yang tidak mengedepankan safety untuk setiap pengunjung kolam renang.***

Ket foto : Dok. Net.

Penulis: JunotEditor: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *