Polres Karawang Diminta Selidiki Tewasnya Bocah 5 Tahun di Kolam Renang Hud-hud

  • Bagikan

KARAWANG – Kepolisian dari Polres Karawang diminta untuk segera melakukan penyelidikan atas kasus DP, bocah usia 5 tahun yang tewas tenggelam di di kolam renang wisata Taman Hud-hud, Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baghdadi, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Praktisi Hukum dari Kantor Hukum Arya Mandalika, Moch. Abdul Azis menjelaskan, karena disinyalir ada unsur keteledoran dari pihak pengelola kolam renang Hud-hud, maka kasus tewasnya DP bisa menjadi perkara pidana.

“Bila diperlukan, Kantor Hukum Arya Mandalika siap mengawal atau menjadi lawyer keluarga almarhum DP atas perkara ini,” tutur Moch. Abdul Azis, Selasa (2/11/2021) pagi.

Dijelaskannya, dalam Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), diatur mengenai perbuatan yang mengakibatkan orang mati karena salahnya.

“Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun,” terangnya, saat mengutif bunhi KUHP Pasal 359.

Ada unsur kelalaian atau tidak dari pihak pengelola kolam renang Hud-hud, Abdul Azis menjelaskan, proses pidana atas perkara ini harus dimulai oleh penyidik Polres Karawang.

“Nanti kan dari keterangan saksi-saksi yang diperiksa bisa ketahuan ada unsur kelalaian atau tidaknya. Yang jelas hari ini proses penyelidikan harus dimulai oleh Polres Karawang,” tandasnya.***

Penulis: Ade Kosasih, SE
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *