“Karena Kita Bukan Pahlawan”, Memaknai 10 November 2021

  • Bagikan

KATA pahlawan selalu identik dengan sebutan bagi para pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia yang telah gugur di medan perang dalam melawan para penjajah. Oleh karenanya, sifat keberanian, kegagahan, serta pengorbanan menjadi beberapa ciri seseorang bisa disebut pahlawan.

Memaknai peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021 yang masih dalam situasi pandemi covid-19, DPP LSM NKRI bersepakat, jika pahlawan saat ini adalah para tenaga kesehatan (Nakes) yang siang-malam berjibaku melawan covid-19.

Meskipun sudah menjadi tanggungjawab profesi, tapi bukan hal yang mudah meninggalkan banyak waktu bagi keluarga, demi membantu masyarakat di dalam melakukan pencegahan penyebaran covid-19.

Tidak tahu sampai kapan pandemi covid-19 akan berakhir. Tetapi yang pasti para pahlawan kita Nakes, sampai hari ini masih masih fokus melawan si corona.

Keberanian tanpa mengenal lelah, gelar pahlawan dirasa sangat layak diterapkan kepada mereka yang berprofesi sebagai Nakes di tengah suasana pandemi ini.

Kita bukanlah para pahlawan yang memiliki sejarah untuk berjuang merebut kemerdekaan. Kita juga bukan Nakes yang setiap hari bersentuhan dengan individu masyarakat yang terpapar covid-19.

Karenanya “Kita Bukan Pahlawan”, maka sudah seharusnya kita menghargai jasa para pahlawan di dalam mempertahankan dan merawat keutuhan NKRI. Sudah sepatutnya juga kita menghargai keberadaan para Nakes. Minimal ikut mendoakan bagi setiap kesehatan dan keberkahan para Nakes.

Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2021, DPP LSM NKRI tidak hanya sekedar menggelar kegiatan seremonial upacara semata. Lebih dari itu, kelompok kontrol sosial dan pemerintahan ini juga lebih menekankan kepada para anggotanya, agar selalu hadir ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.

Sekali lagi, “Kita Bukan Pahlawan”. Tetapi kita bisa menjadi ‘pahlawan-pahlawan kecil’ di masyarakat. Yaitu dimana setiap individu anggota LSM NKRI harus hadir di tengah kebingungan dan kesusahan masyarakat, menjadi penyambung lidah antara masyarakat dengan pemerintahan.

Setiap anggota LSM NKRI harus ikut andil di dalam setiap proses pembangunan dan demokrasi. Menjadi bagian dari sejarah dalam mengisi sendi-sendi pembangunan pasca reformasi. Merawat dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selamat Hari Pahlawan…!
Selamat bekerja bagi para Nakes kita yang sangat membanggakan…!

Penulis
H. ME. Suparno
Ketua Umum DPP LSM NKRI

Penulis: Ade Kosasih, SE
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *