Sujud Syukur Valencya Setelah Divonis Bebas Majelis Hakim

  • Bagikan

KARAWANG – Setelah tuntutan 1 tahun penjara dicabut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang minggu lalu, akhirnya terdakwa KDRT psikis Valencya (45) divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Karawang.

Dalam sidang lanjutan yang digelar Kamis (2/11/2021), Majelis Hakim Pengadilan Negeri Karawang menegaskan, bahwa Valencya tidak terbukti melakukan KDRT psikis seperti yang dituduhkan oleh suaminya Chan Yu Ching.

“Menimbang bahwa dengan tidak terbuktinya salah satu unsur dalam dakwaan, maka majelis hakim menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan tersebut,” kata majelis hakim saat membacakan pertimbangan putusan.

Sebelumnya, Valencya didakwa dengan Pasal 45 Ayat 1 Jo Pasal 5 huruf b Undang-undang tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kasus tuduhan KDRT ini menyedot perhatian publik. Sehingga salah satu tokoh politik nasional Rieke Diah Pitaloka ikut turun gunung mendampingi Valencya di dalam setiap agenda persidangan.

Sementara dalam suasana persidangan, Valencya terlihat bersujud syukur, setelah Majelis Hakim membacakan putusan yang menyatakan bahwa dirinya divonis bebas atas tuduhan kasus KDRT psikis yang dilaporkan suaminya.

Sambil menangis haru, Valencya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kasus hukum yang menimpanya.

Ucapan terima kasih juga diucapkan Valencya kepada para pemberi petisi #SaveValencya yang jumlahnya mencapai tujuh ribu lebih di situs Change.org.

“Tanpa bantuan masyarakat, saya tidak bisa membayangkan apa yang akan menimpa saya. Tanpa masyarakat, saya bukan apa-apa,” kata Valencya didampingi kuasa hukumnya di luar ruangan sidang.***

  • Bagikan
Exit mobile version