HWK akan Jadi Garda Terdepan Pemenangan Golkar di Pemilu 2024

  • Bagikan

KARAWANG – Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Wanita Karya (DPD HWK) Wilayah IV (Karawang, Purwakarta, Subang, Depok) Masa Bhakti 2021-2026 resmi digelar, Rabu (8/12/2021).

Bertempat di Aula Kantor DPD Partai Golkar Karawang, prosesi pelantikan dilakukan terhadap Hj. Emma Sumiati Endang sebagai
Ketua DPD HWK Karawang, Dra. Nani Kurniasih sebagai Ketua DPD HWK Subang, dr. Oktarini Prasetyowati MKK sebagai Ketua DPD HWK Depok, serta Tini Rustini sebagai Ketua DPD HWK Purwakarta.

Dalam sambutannya, Ketua DPD HWK Provinsi Jawa Barat, Dr. Sri Kusumawardani M.Hum menyanpaikan kembali amanah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, saat pelantikan DPP HWK.

Satu, kata Sri, untuk setiap calon legislatif perempuan dari Partai Golkar harus kredibel. Artinya, setiap caleg perempuan Partai Golkar harus terus meningkatkan kompetensi utnuk memenangkan legislatif. Sehingga bukan hanya sekedar memenuhi kuota 30 persen calon perempuan semata.

Kedua, pergerakan HWK juga harus menguasai media dan lapangan. Hal ini sebagai bentuk strategi menenangkan Partai Golkar di 2024.
“Jadi tidak hanya mengedepankan kualitas dan kuantitas tanpa mensosialisasikan ke masyarakat luas lewat media,” tutur Dr. Sri Kusumawardani M.Hum.

Ketiga, masih disampaikan Sri, Partai Golkar dan HWK di setiap daerah harus mempersiapkan pasukan darat, yaitu 10 hasta karya Partai Golkar. “10 hasta karya ini hanya dimiliki Golkar, tidak dimililki partai politik mananpun,” kata Sri.

“2024 itu tidak lama, tinggal menunggu waktu saja. Maka maksimalkan kerja keras dari sekarang,” timpal Sri.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Karawang, H. Sukur Mulyono menegaskan, bahwa fokus Partai Golkar hari ini adalah bagaimana memenangkan Airlangga Hartarto menjadi Presiden 2024.

“Makanya kekuatan HWK ini sangat dibutuhkan menejalng Pemilu 2024,” tegas Mulyono, dalam sambutannya sebagai tuan rumah kegiatan pelantikan HWK Wilayah IV.

Kembali ditegaskan Mulyono, merupakan harga mati jika setiap anggota dan pengurus HWK memiliki KTA Partai Golkar.

“Karena setiap anggota HWK adalah hasta karya. Makanya mereka wajib memiliki KTA Golkar. Jadi salah jika ada anggapan setiap anggota HWK boleh dari pengurus parpol lain,” tegasnya lagi.

Khususnya kepada pengurus DPD HWK Karawang, Mulyono berpesan, jangan sampai HWK hanya sekedar menjadi kumpulan perempuan-perempuan Golkar untuk kegiatan selfi-selfi yang kemudian cukup di-upload di media sosial.

Lebih dari itu, setiap anggota dan pengurus HWK harus memahami tujuan didirikannya HWK, sebagai salah satu kekuatan pergerakan perempuan Golkar.

“Jadi HWK harus turun ke lapangan. Karena nanti HWK akan menjadi bagian dari garda terdepan untuk memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024,” tandas Mulyono.***

Penulis: ADK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *