Pelaku Pembacokan Anggota Ormas Sudah Diamankan Polisi

  • Bagikan
AKBP Aldi Subartono.

KARAWANG – Seorang pemuda berinisial I (25) yang dikenal sebagai preman di Alun-Alun Karawang tak bisa berkutik saat ditangkap Tim Resmob Anaconda Polres Karawang di tempat persembunyiannya, di salah satu rumah temannya.

Ia ditangkap polisi lantaran menjadi pelaku pembacokan yang menewaskan salah satu anggota Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Karawang.

“Sudah kita tangkap dengan inisialnya I (25), dan tanpa perlawanan. Saat ditangkap, pelaku sedang sembunyi di rumah salah seorang kawannya,” ungkap Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, Senin (27/12/2021).

Namun sejauh ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan perihal motif yang dilakukan oleh pelaku berinisial I dalam peristiwa berdarah yang sempat membuat heboh warga Karawang baru-baru ini.

“Dugaan sementara, karena pelaku diduga kesal dengan korban. Untuk mengungkap motif yang sebenarnya, kami masih terus mendalami keterangan pelaku. Hingga saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana menerangkan, berdasarkan keterangan yang diungkapkan saksi terhadap penyidik, pelaku pada kasus tersebut dilakukan oleh satu orang, yakni pelaku berinisial I (25).

Sedangkan untuk teman-teman pelaku yang lainnya, hanya menyaksikan dan menakuti korban. “Tidak ada pengeroyokan, pelaku melakukan perbuatannya hanya seorang diri,” kata Oliestha.

Dijelaskannya, pada saat itu pelaku mengincar ketiga anggota Ormas yang sedang berada di warung kopi dekat Alun-Alun Karawang. Meski satu orang anggota Ormas berhasil kabur, nahas nasib dua anggota ormas lainnya terpaksa terkena luka sabetan senjata tajam (sajam) akibat dibacok oleh pelaku.

“Satu orang korban meninggal dunia, dan satunya lagi kritis,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, peristiwa berdarah yang sempat viral di berbagai platform media sosial (medsos) di Kabupaten Karawang ini, terjadi pada Jumat (24/12/2021) siang. Saat itu, satu korban terluka parah merangkak untuk meminta pertolongan terhadap warga hingga tergeletak tak berdaya di pinggir jalan raya, atau lebih tepatnya sebrang rumah dinas Asrama Polisi (Aspol) Polres Karawang, Alun-Alun Karawang.

Informasi yang dihimpun, sesuai melaksanakan shalat Jum’at, ketiga korban diketahui tengah nongkrong di salah satu warung kopi yang berada di komplek Alun-Alun Karawang.

Namun secara tiba-tiba, rombongan tersangka yang berjumlah empat sampai lima orang itu mendatangi ketiga korban yang sedang nongkrong dan tanpa basa-basi, pelaku yang membawa sajam pun langsung membacok dua korban.

Pelaku yang pernah berurusan dengan hukum karena kasus yang sama, tambah Oliestha, saat penangkapan ia mengaku bahwa sajam yang digunakan untuk melukai korbannya sudah dibuang.

“Bukti yang kami miliki, baru pakaian korban dan motor. Untuk sajam jenis golok, kami masih melakukan pencarian untuk mencari keberadaan barang bukti utama itu,” tandasnya.***

Penulis: Junot
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *