Pembuatan Kalender Pemkab Salah Lagi, “Malu-Maluin Saja!”

  • Bagikan

BUKAN kali pertama pembuatan kalender Pemkab Karawang terjadi kesalahan. Persoalan salah cetak kalender ini kerap terjadi setiap tahunnya. Yaitu dari mulai kesalahan cetak tanggal, hingga kesalahan penandaan tanggal merah.

Kali ini, kesalahan pembuatan kalender 2022 milik Pemkab Karawang lebih fatal. Yaitu dimana si pembuat kalender salah mencantumkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2021-2024, dr. Cellica Nurrachadiana – H.Aep Saepuloh.

Sementara, ini visi misi Cellica-Aep yang benar sesuai RPJMD Bupati-Wakil Bupati Karawang 2021-2024 :

Visi :
Mewujudkan Karawang Mandiri, Bermartabat dan Sejahtera.
Misi :
1. Terwujudnya sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.
2. Terwujudnya ekonomi kerakyatan yang kreatif, produktif dan berdaya saing, serta berbasis potensi lokal.
3. Terwujudnya tata kelola lingkungan hidup yang aman, nyaman dan mendukung proses pembangunan yang berkesinambungan.
4. Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas.

Kesalahan cetak kalender 2022 milik pemkab ini sontak mendapat sorotan publik. Salah satunya dari Pengamat Pemerintahan dan Praktisi Hukum, Asep Agustian SH.MH yang meminta kalender pemkab yang sudah disebar tersebut untuk segera ditarik kembali.

Karena katanya, jangan sampai masyarakat salah kaprah menilai visi misi Cellica-Aep yang berbeda dengan RPJMD dan program-program pemerintahan Cellica-Aep nanti.

Menurut Asep Agustian, kesalahan pembuatan kalender pemkab ini ‘sangat memalukan’. Karena sebelum naik cetak, seharusnya ada pengecekan terlebih dahulu. Terlebih, sebelum kalender menyebar luas di kantor-kantor dinas, camat hingga kantor desa, bahkan di masyarakat.

“Ini yang membuat kalender malu-maluin saja. Pemborong yang mendapat tender pembuatan kalendernya seperti tidak profesional. Padahal anggarannya mencapai ratusan juta,” kata Asep Agustian.

“Tolong ini kalender ditarik kembali. Dan si pembuatnya harus mengganti dengan kalender yang baru. Karena saya yakin bupati dan wakil bupati juga gak mau kalender salah ini menyebar di masyarakat. Sekali lagi, malu-maluin saja,” sindirnya.***

Penulis: Ade Kosasih, SE
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *