Karawang Masih Dihantui Covid-19 Klaster Industri, Ironi Perusahaan Tak Punya Satgas

  • Bagikan

KARAWANG – Kasus covid-19 di Kabupaten Karawang kembali melonjak. Yaitu dimana Perhari Rabu 9 Februari 2022, sebanyak 245 orang di Karawang terpapar virus Covid-19.

Kenaikan kasuw covid-19 ini diketahui paling tinggi selama 4 bulan terakhir. Apa penyebabnya Karawang masih dihantui covid-19 dari klaster industri?.

Saat inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan di kawasan industri Karawang Barat, Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh kembali menemukan bahwa penanganan serta upaya pabrik dalam menekan penyebaran Covid-19 sangat lemah.

Wabup terlihat geram setelah mengetahui di pabrik yang memiliki jumlah karyawan cukup banyak tersebut tidak menjalankan Standar Operasiobal Prosedur (SOP) penanganan Covid-19. Ironis memang!.

“Kami berikan teguran keras. Intinya kami ingin agar kasus Covid-19 jangan sampai membludak karena keteledoran perusahaan,” kata Wabup.

Dari hasil sidak diketahui bahwa perusahaan tidak memiliki Satgas Covid-19 di internal perusahaan. Bahkan, saat ada karyawan yang positif pun, pihak perusahaan tidak mengonfirmasi dan memberi informasi ke Puskesmas setempat.

“Tracingnya sangat lemah. Hanya dipantau via HP saja,” ujar Wabup.

Wabup memberikan waktu hingga Selasa pekan depan untuk perusahaan bisa menjalankan SOP dalam menangani kasus Covid-19 di lingkungan perusahaan.

“Harus siapkan tempat isolasi terpusat, aktif dalam tracing dan informasi ke petugas kesehatan seperti puskesmas,” tegas Wabup.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *