Tak Dihargai Ketua DPC, Jimmy dan Relawannya Batal Bikin KTA Gerindra

  • Bagikan

KARAWANG – Kedatangannya merasa tidak dihargai oleh Ketua DPC Partai Gerindra Karawang Ajang Sopandi, rencana H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) bersama 36 relawannya untuk bergabung dengan Partai Gerindra hari ini batal.

Senin (28/2/2022), Jimmy dan relawannya sendiri tiba di kantor DPC Partai Gerindra Karawang sekitar pukul 15.00 WIB. Rencana awalnya, mantan Ketua DPC PKB Karawang bersama relawannya tersebut akan membuat KTA Partai Gerindra.

Namun di lokasi, tidak ada satu batang hidung pun pengurus atau anggota dewan Partai Gerindra Karawang yang menyambut kedatangan Kang Jimmy dan relawannya.

Termasuk Ketua DPC Partai Gerindra Karawang Ajang Sopandi yang sedang berada di lantai dua, ia juga tidak menyambut dan menghampiri Kang Jimmy. Hanya Sekretaris Bapilu Partai Gerindra Karawang Ecan yang menerima Kang Jimmy dan relawannya di ruang rapat lantai 1.

Dengan mimik muka kecewa, Kang Jimmy tetap menyerahkan buku Prabowo Subianto cetakan kedua dengan judul ‘Kepemimpinan Militer’.

Di hadapan Sekretaris Bapilu Partai Gerindra Karawang, Kang Jimmy menyampaikan, bahwa buku tersebut sebagai simbol perintah langsung dari Prabowo Subianto untuk ia bergabung dan membesarkan Partai Gerindra Karawang.

Karena beberapa hari sebelumnya, Kang Jimmy mengaku sudah bertemu langsung dengan Prabowo Subianto.

Namun demikian, karena kedatangannya tidak disambut oleh Ketua DPC Partai Gerindra Karawang Ajang Sopandi, akhirnya Kang Jimmy dan 36 relawannya memutuskan untuk menunda bergabung dan membuat KTA Partai Gerindra.

“Kalau Pak Ajang slow respon, saya akan laporkan kepada 08,” tutur Kang Jimmy, di hadapan awak media.

“Padahal saya sudah sangat bahagia bisa diterima Pak Prabowo. Ngobrol bareng ngopi berjam-jam. Saya kira tidak semua orang bisa seperti itu diterima 08,” kata Kang Jimmy.

“Saya merasa dimuliakan saja sama Pak Prabowo. Mohon maaf, partai yang saya besarkan (PKB, red) tidak pernah menerima saya seperti itu,” timpal Kang Jimmy, saat ditanya awak media mengenai alasan mengapa akhirnya akan bergabung dengan Partai Gerindra.

Disinggung mengapa kedatangannya bersama relawan tidak ada pengurus Partai Gerindra Karawang yang menyambut, Kang Jimmy mencurigai ada beberapa pengurus Gerindra Karawang yang merasa ‘gerah’ ketika ia bergabung dengan Partai Gerindra.

“Ya, mungkin keberadaan saya membuat mereka hareudang (gerah, red) seperti itu. Ya biasa saja seperti itu. Hal biasa dalam politik,” katanya.

Namun demikian, kepada awak media Kang Jimmy menegaskan, bahwa pertemuannya dengan Prabowo Subianto beberapa waktu lalu memang ada arahan untuk membesarkan Partai Gerindra Karawang.

“Jelas itu arahan ke sana ada, untuk membesarkan Partai Gerindra,” tandas Kang Jimmy. (bersambung***)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *