Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLHK Uji Coba Eco Enzim dan Sebar Bibit Nila di Barugbug

  • Bagikan

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2022, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang akan melakukan uji coba eco enzim di Bendungan Barugbug Kecamatan Jatisari pada Senin (6/6/2022) mendatang.

Bekerjasama dengan aktivis lingkungan yang tergabung dalam Fordas Cilamaya Berbunga, sekitar seribu liter eco enzim akan ditumpahkan di Bendungan Barugbug yang selama ini tercemar oleh limbah industri di bagian hulu di wilayah Kabupaten Purwakarta dan Subang.

Diketahui, eco enzim sendiri merupakan hasil olahan limbah dapur yang difermentasi dengan menggunakan gula. Limbah dapur yang diolah adalah yang berupa ampas buah dan sayuran. Pada dasarnya, eco enzim mempercepat reaksi bio-kimia di alam untuk menghasilkan enzim yang berguna menggunakan sampah buah atau sayuran.

Dengan ditumpahkannya seribu liter eco enzim di Bendungan Barugbug ini, DLHK berharap kadar air bisa lebih baik. Sehingga ke depan air Barugubug dan Sungai Cilamaya kembali normal dan bisa digunakan sebagai tempat aktivitas masyarakat seperti mandi, mencuci dan lain sebagainya.

Untuk menguji tingkat keberhasilan eco enzim yang ditumpahkan di Barugbug, DLHK juga akan menyebar seribu bibit iklan nila di Bendungan Barugbug.

Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan mengatakan, jauh-jauh hari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Bendungan Barugbug ini dipersiapkan. Menggandeng Fordas Cilamaya Berbunga, DLHK berharap eco enzim yang nanti ditumpahkan di Barugbug bisa membawa dampak positif ke depan.

“Reaksi proses biologi eco enzim yang ditumpahkan di Bendungan Barugbug nanti katanya sekitar seminggu dua minggu. Kita lihat nanti hasilnya seperti apa. Yang jelas ini dalam rangka ikhtiar kita untuk mengembalikan Bendungan Barugbug dan Sungai Cilamaya agar kembali normal,” kata Wawan Setiawan, Selasa (31/5/2022).

“Makanya nanti kita tebar juga sekitar seribu bibit ikan nila di Bendungan Barugbug. Tebar bibit ikan nila ini untuk membuktikan apakah nanti air Barugbug layak atau tidaknya setelah ditumpahkan eco enzim,” timpalnya.

Ditambahkan Wawan, tahun-tahun sebelumnya peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia biasanya dilakukan penanaman pohon di wilayah pesisir atau perkotaan. Tetapi peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, DLHK sengaja akan memfokuskan kegiatan di Bendungan Barugbug.

“Ini bentuk ikhtiar kita untuk fokus penyelesaian masalah Barugbug dan Sungai Cilamaya yang diduga kuat tercemar limbah industri di wilayah sungai hulu Purwakarta dan Subang. Selama ini beberapa ikhtiar sudah kita lakukan, termasuk bekerjasama dengan Satgas Citarum Harum dalam pengawasan di lapangan,” tutup Wawan.***

Ket foto : Anak-anak sedang berenang di Bendungan Barugbug (dok foto Fordas Cilamaya Berbunga).

  • Bagikan
Exit mobile version