8 Orang Tewas Akibat Tenggak Miras Oplosan, 3 Ditetapkan Tersangka

  • Bagikan

KARAWANG – Sebanyak 8 orang yang merupakan warga Kelurahan Palumbonsari Kecamatan Karawang Timur tewas akibat menenggak miras oplosan. Setelah menjalani proses penyelidikan, Polres Karawang akhirnya menetapkan tiga orang penjual dan peracik miras oplosan sebagai tersangka.

Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Edi Nurdin Masa menjelaskan, tiga tersangka itu yakni inisial Y dan D sebagai penjual miras, dan R sebagai peracik miras.

“Jadi kita sudah mengamankan tiga tersangka yang mana dua orang sebagai penjual perannya, terus satu orang yang meracik,” ujar AKP Edi, di Mapolres Karawang, Jumat 24 Juni 2022.

Kasat Narkoba menjelaskan, para pelaku meracik miras oplosan dengan bahan racikan air galon, sitrun, gula pasir, mulky dan pewangi.

“Barang bukti yang diamankan miras yang biasa disebut jimbel yang mereka racik sendiri, harganya Rp25 Ribu perbotol,” ujar Kasat.

Kepada para tersangka, polisi menerapkan Pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun, dan 20 tahun atau seumur hidup penjara.

Bahkan ada pasal lain yakni Pasal 62 ayat 1 atau ayat 3 jo pasal 8 no 8 tahun 1999, tentang perlindungan konsumen ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Diketahui, sebanyak 8 orang warga Karawang tewas akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.

Umumnya, para korban mengalami muntah-muntah usai menenggak miras oplosan. Kemudian meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *