Wabup dan Kajari Resmikan Rumah Restorative Justice di Pangkalan

  • Bagikan

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang hadir dalam Dialog Gebyar Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kecamatan Pangkalan, Rabu (24/8/2022) di Kantor Desa Cintaasih.

Pada kegiatan tersebut pula Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang bersama Pemkab Karawang meresmikan Rumah Restorative Justice (RJ).

Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyambut baik hadirnya Rumah RJ tersebut. Sebab, dengan diresmikannya Rumah RJ dapat memberikan kemanfaatan dan keadilan bagi masyarakat, dengan mengutamakan pendekatan kekeluargaan melalui cara mediasi.

“Tentunya dengan Rumah Restorative Justice ini kita mengedepankan dimana nilai norma-norma keadilan, tentunya tidak semuanya juga permasalahan ini bisa diselesaikan dengan secara hukum. Melainkan bisa dengan pendekatan secara kekeluargaan melalui cara mediasi,” ungkapnya.

“Ini sebuah inovasi Kejari Karawang, menjadi hal baik, segala persoalan seharusnya bisa diselesaikan sejak dini dengan cara musyawarah. Adanya Rumah Restorative Justice ini diharapkan menjadi wadah kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Karawang, Martha Parulina Berliana mengatakan, terbentuknya Rumah RJ ini tidak lepas dari dukungan Pemkab Karawang dan Kecamatan Pangkalan.

“Rumah Restorative Justice sangat penting, inilah jembatan antara bapak dan ibu semua di desa sebagai ujung tombak dari pemerintahan, satu negara untuk melihat bahwa hukum itu bisa membahagiakan semua orang,” jelasnya.

Martha menjelaskan, Restorative Justice merupakan proses penegakan hukum dengan memperhatikan asas peradilan cepat, sederhana, dalam rangka mewujudkan keberhasilan penuntutan demi keadilan berdasarkan hukum dan hati nurani. Termasuk penuntutan dengan menggunakan pendekatan keadilan restoratif yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dalam rangka itulah maka Rumah Restorative Justice ini sangat diupayakan, kami bersyukur bapak Kepala Desa Cintaasih, seperti namanya cinta dan kasih, berarti desa ini diharapkan penuh cinta dan kasih akan melindungi dan memadahi semua masyarakat desa, sehingga nantinya semua permasalahan hukum bisa diselesaikan tanpa harus dihukum,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karawang, para pegawai Kejari Karawang beserta jajaran, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Pangkalan, para Kepala Desa di lingkungan Kecamatan Pangkalan, dan para tokoh pemuda, agama dan masyarakat setempat.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *