PBNU Perintahkan Konfercab Ulang untuk PCNU Karawang?

  • Bagikan

KARAWANG – Hampir sekitar tujuh bulan hasil Konfercab PCNU Karawang ke-XXI di Pondok Pesantren Attarbiyah pada 26 Maret 2022 lalu, tak kunjung mendapatkan kepastian SK dan pelantikan dari PBNU.

Meskipun pelaksanaan Konfercab PCNU Karawang sukses digelar dengan kondusif, tetapi intrik, konflik dan berbagai macam manuver dilakukan keduabelah pihak yang berseteru untuk saling meyakinkan PBNU.

Kubu dari ketua PCNU terpilih yaitu dari KH. Ahmad Ruhyat Hasbi (Kiyai Uyan) sendiri mengklaim, bahwa pelaksanaan Konfercab ke-XXI berjalan sesuai AD/ART dan aturan organisasi. Sehingga PBNU harus segera mengeluarkan SK dan menggelar pelantikan.

Sementara dari kubu yang kalah, yaitu Deden Permana dan H. Jenal Aripin menganggap, jika Konfercab ke-XXI adanya dugaan kecurangan dan tidak sesuai AD/ART. Sehingga PBNU harus membatalkan hasil Konfercab dan memerintahkan untuk menggelar caretaker atau Konfercab ulang.

Kubu Deden Permana dan H. Jenal Aripin sendiri pernah membawa 22 pengurus MWCNU ke PBNU, untuk meyakinkan PBNU bahwa gelaran Konfercab ke-XXI benar-benar banyak dugaan kecurangan.

Terakhir pada 19 Agustus 2022, kubu Kiyai Uyan, juga pernah membawa 22 MWCNU ke PBNU untuk meyakinkan PBNU, bahwa gelaran Konfercab ke-XXI sudah berjalan sesuai AD/ART. Termasuk saat itu, kubu Kiyai Uyan menyebut bahwa 22 MWCNU dari kubu Deden Permana dan H. Jenal Aripin merupakan MWCNU bodong atau abal-abal, karena MWCNU tersebut tidak disertai dengan SK kepengurusan PCNU Karawang.

Kabar terakhir, PBNU telah mengeluarkan surat perintah agar digelar caretaker atau Konfercab ulang untuk PCNU Karawang

Dikonfirmasi mengenai kabar ini, Deden Permana membenarkan perihal surat perintah caretaker dari PBNU ini. Yaitu adanya Surat Keputusan (SK) Nomor : 07/PB.01/A.II.01.45/99/08/22, perihal Penunjukan dan Pengesahan Karateker PCNU Karawang, tertanggal 24 Agustus 2022.

Sementara saat dikonfirmasi, Ketua Steering Comitte (SC) Konfercab ke-XXI PCNU Karawang, Emay Ahmad Maehi mengaku belum mendapatkan salinan surat atau SK PBNU yang memerintahkan caretaker tersebut.

Sampai kapankah konflik Konfercab ke-XXI PCNU Karawang ini akan berakhir?. Benarkah akan digelar caretaker atau Konfercab ulang?. Kita tunggu saja kabar berikutnya!.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *